Breaking News

6/recent/ticker-posts

Kemacetan Parah di SPBU Perlanaan Terjadi Setiap Hari, Warga Soroti Minimnya Kehadiran Polisi

Tarunaglobalnews.com Simalungun – Kemacetan panjang yang diduga dipicu antrean kendaraan di SPBU Perlanaan nomor 14.211.289 Kecamatan Bandar, Kabupaten Simalungun, menjadi keluhan serius para pengguna jalan. Kondisi tersebut disebut-sebut terjadi hampir setiap hari, namun hingga kini dinilai belum ada langkah penanganan yang efektif dari aparat terkait.

Sejumlah pengendara mengaku antrean kendaraan yang hendak mengisi bahan bakar sering kali memakan badan jalan sehingga menyebabkan arus lalu lintas tersendat. Kemacetan bahkan diklaim dapat mengular hingga sekitar 3 kilometer dengan durasi antrean mencapai tiga jam atau lebih pada waktu-waktu tertentu.

Wahyu, seorang sopir truk yang hampir setiap hari melintasi jalur tersebut, kepada awak media mengaku sangat dirugikan oleh kondisi tersebut.

"Kemacetan di SPBU Perlanaan ini hampir setiap hari terjadi. Kami berharap Satlantas Polres Simalungun turun langsung mengatur lalu lintas agar kendaraan tidak mengantre sampai memakan badan jalan," ungkap Wahyu pada saat terkena kemacatan di lokasi tersebut, Kamis (9/7/2026). 

Keluhan serupa juga disampaikan Nasrul, warga Kabupaten Batu Bara yang bekerja di kawasan Unilever KEK Sei Mangkei. Menurutnya, kemacetan yang disebabkan antrean kendaraan di SPBU telah berdampak pada aktivitas masyarakat yang setiap hari melintasi jalur tersebut.

"Saya setiap hari lewat jalan ini untuk bekerja. Hampir setiap hari macet karena mobil dan truk mengantre mengisi BBM. Antreannya bisa sampai tiga jam, bahkan lebih, dan kemacetannya bisa mencapai sekitar tiga kilometer. Saya naik sepeda motor saja bisa terjebak macet lebih dari tiga puluh menit, apalagi kalau menggunakan mobil," ungkap Nasrul.

Ia berharap pihak Satuan Lalu Lintas Polres Simalungun segera mengambil langkah konkret, seperti menempatkan personel untuk mengatur arus kendaraan pada jam-jam rawan kemacetan serta berkoordinasi dengan pengelola SPBU agar sistem antrean tidak mengganggu pengguna jalan lainnya.

Masyarakat juga berharap adanya evaluasi menyeluruh terhadap pengelolaan antrean di SPBU Perlanaan. Pasalnya, kemacetan yang terus berulang dinilai tidak hanya menghambat aktivitas ekonomi dan mobilitas warga, tetapi juga berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas di ruas jalan tersebut.

Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak pengelola SPBU maupun dari Satlantas Polres Simalungun terkait keluhan masyarakat mengenai kemacetan yang terjadi setiap hari di lokasi tersebut. (Ir) 

Posting Komentar

0 Komentar