Tarunaglobalnews.com Medan — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akhirnya membenarkan telah menggelar operasi tangkap tangan (OTT) di Sumatera Utara, Kamis, 2 Juli 2026. Dalam operasi tersebut, Bupati Langkat, H. Syah Afandin menjadi salah satu pihak yang diamankan.
Kepastian itu disampaikan Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto, saat dikonfirmasi mengenai informasi OTT yang berlangsung di Sumatera Utara. Benar, ujar Fitroh. Jumat (03/07/2026).
Meski telah mengonfirmasi adanya OTT, KPK belum mengungkap perkara yang melatarbelakangi operasi senyap tersebut. Lembaga antirasuah itu juga masih menutup rapat identitas pihak lain yang turut diamankan maupun barang bukti yang berhasil disita.
Sesuai ketentuan hukum, KPK memiliki waktu maksimal 1x24 jam untuk menentukan status hukum para pihak yang diamankan sebelum mengumumkannya secara resmi kepada publik.
OTT ini kembali menempatkan Kabupaten Langkat dalam sorotan. Sebelumnya, pada Januari 2022, KPK juga melakukan operasi serupa di daerah tersebut yang berujung pada penangkapan Bupati Langkat saat itu, Terbit Rencana Perangin Angin, dalam perkara dugaan korupsi.
Hingga berita ini diturunkan, penyidik KPK masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap para pihak yang diamankan. KPK dijadwalkan menyampaikan konstruksi perkara beserta status hukum para pihak setelah proses pemeriksaan awal rampung.
Sosok Syah Afandin atau yang lebih dikenal dengan sapaan Ondim mendadak menjadi sorotan nasional. Bupati Langkat yang juga menjabat Ketua DPW Partai Amanat Nasional (PAN) Sumatera Utara itu menjadi salah satu pihak yang diamankan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam operasi tangkap tangan (OTT) yang digelar di Sumatera Utara.
Karier politik Ondim tidak bisa dilepaskan dari Kabupaten Langkat. Sebelum menjadi orang nomor satu di daerah tersebut, ia lebih dulu menjabat sebagai Wakil Bupati Langkat mendampingi Terbit Rencana Perangin Angin.
Saat Terbit Rencana terjerat perkara korupsi dan ditangkap KPK pada 2022, Ondim kemudian ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Langkat hingga berakhirnya masa pemerintahan.
Memasuki Pilkada 2024, Ondim kembali maju sebagai calon bupati. Ia berpasangan dengan Tiorita Br Surbakti, istri Terbit Rencana Perangin Angin. Pasangan tersebut berhasil memenangkan pemilihan dan kemudian dilantik sebagai Bupati dan Wakil Bupati Langkat periode 2025–2030.
Selain berkiprah di pemerintahan, Ondim juga memiliki posisi strategis di Partai Amanat Nasional. Ia pernah menjadi anggota DPRD Sumatera Utara, memimpin Fraksi PAN DPRD Sumut, dan kini dipercaya sebagai Ketua DPW PAN Sumatera Utara.
Pria kelahiran Pangkalan Brandan, 23 Juni 1966 itu merupakan adik kandung mantan Gubernur Sumatera Utara, Syamsul Arifin. Lulusan Fakultas Hukum Universitas Medan Area tersebut telah lama berkecimpung di dunia politik dan pemerintahan. (HP)

0 Komentar