Tarunaglobalnews.com Dompu NTB — Sabtu siang (4/7/26) sekitar pukul 01.35 Wita, korban Penganiyaan berat di dampingi keluarga di rujuk ke Rumah Sakit Umum Propinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), dengan menggunakan Ambulance RSUD Dompu, guna perawatan lebih lanjut.
Korban inisial IM berdomisili sementara di Dusun Woro Selatan Desa Bakajaya Kecamatan Woja, dianiaya secara keji oleh sekelompok orang yang tidak di kenal, sehingga menyebabkan luka berat di bagian kepala, muka dan sekujur tubuh serta leher hampir terputus.
Menurut keterangan korban yang di tulis via kertas, saya di giring oleh sekelompok orang yang tidak di kenal dari jalan setapak kuburan dusun woro tepatnya di timur Doro Nowa Desa Bakajaya sekitar pukul 19.30 Wita. Kemudian menuju jalan baru di atas gunung Nowa ke arah barat, dan sampai di Tempat Kejadian Perkara (TKP), tepatnya di belakang LP Desa Nowa, sekitar pukul 23.30 Wita.
Sesampai di lokasi tepatnya di kebun jati kedua di atas gunung nowa tersebut, para algojo melakukan aksi keji yang tidak berprikemanusiaan. Sehingga pada saat itu korban tidak berdaya dan pingsan dengan bersimbah darah segar.
Tak puas dengan tindakan brutalnya itu lalu para terduga pelaku melakukan penyekapan terhadap korban yang sudah tak berdaya selama tiga hari tiga malam di tengah hamparan jati gunung di wilayah Desa Nowa, tanpa di kasih makan dan minum.
Dengan keajaiban Tuhan, dan sisa napas yang tersisa korban berusaha sekuat tenaga untuk keluar dari penyekapan itu dengan cara terjun dari tebing batu dan bergulir sampai di pemukiman warga. Dan pada saat itu, warga menemukan korban dalam keadaan tak berdaya dengan lumuran darah di sekujur badan sudah mulai kering, tutur korban melalui tulisan saat berbaring di UGD RSUD Dompu, sebelum di bawa ke RSUP Mataram.
Dengan melihat luka berat dan kondisi korban yang semakin memburuk, sehingga pihak keluarga meminta berobat lanjut ke Rumah Sakit umum propinsi NTB di Mataram.
"Kami tak tega melihat kondisi korban yang parah berat ini, sehingga inisiatif sendiri untuk membawa korban ke RSUP Mataram, "lebih cepat lebih baik," semoga korban bisa terselamatkan nyawanya," tutur Kakak Kandung korban saat di konfirmasi awak media ini.
Atas kasus ini Polsek Woja bersama Satreskrim Polres Dompu berhasil meringkus seorang terduga pelaku penganiayaan berat hanya beberapa jam setelah adanya laporan masyarakat terkait penemuan seorang pria dalam kondisi bersimbah darah di wilayah Desa Nowa, Kecamatan Woja, Kabupaten Dompu.
Peristiwa tersebut terjadi pada Jumat (3/7/2026) sekitar pukul 20.00 WITA. Warga menemukan seorang laki-laki paruh baya berinisial IM alias J (40), warga Dusun Woro Selatan, Desa Baka Jaya, Kecamatan Woja, dalam kondisi lemah dengan tubuh berlumuran darah serta mengalami sejumlah luka pada bagian kepala, leher, tangan, dan kaki.
Kapolsek Woja menyebutkan,berdasarkan keterangan saksi, korban pertama kali terlihat sedang tergeletak di teras rumah milik salah seorang warga di Dusun Nowa. Melihat kondisi korban yang mengalami luka serius, warga berupaya menanyakan identitasnya, namun korban hanya mampu memberikan jawaban dengan suara yang sangat lemah dan tidak jelas karena kondisi fisiknya yang lemas.
Warga kemudian segera melaporkan kejadian tersebut kepada Polsek Woja. Menindaklanjuti laporan itu, sekitar pukul 20.15 WITA anggota piket Polsek Woja langsung mendatangi lokasi kejadian, melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) awal, sekaligus mengevakuasi korban menuju RSUD Dompu untuk mendapatkan penanganan medis secara intensif.
Dalam proses penyelidikan yang dilakukan Satreskrim Polres Dompu, penyidik memperoleh petunjuk penting dari keterangan korban yang disampaikan melalui tulisan di atas selembar kertas. Dari informasi tersebut, mengarah pada identitas salah seorang terduga pelaku berinisial I alias PC.
Menindaklanjuti hasil penyelidikan tersebut, Kapolsek Woja IPTU Muh. Norkurniawan, S.H. segera memerintahkan Unit Reskrim Polsek Woja yang dipimpin Kanit Reskrim Aiptu M.Sarifudin untuk melakukan pencarian terhadap terduga pelaku.
Upaya tersebut membuahkan hasil. Sekitar pukul 22.30 WITA, terduga pelaku berhasil diamankan di wilayah Dusun Woro Selatan, Desa Baka Jaya, Kecamatan Woja, dengan dukungan anggota piket serta bantuan tokoh masyarakat setempat.
Selanjutnya, tanpa adanya perlawanan, terduga pelaku dibawa ke Polres Dompu dan diserahkan kepada petugas piket untuk kemudian diproses lebih lanjut oleh penyidik Satreskrim Polres Dompu sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Seluruh rangkaian kegiatan berakhir sekitar pukul 23.00 WITA dalam keadaan aman dan kondusif.
Kapolsek Woja IPTU Muh. Norkurniawan, S.H. menyampaikan bahwa keberhasilan pengungkapan ini merupakan bentuk komitmen Polsek Woja dalam memberikan pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat melalui respons cepat terhadap setiap laporan yang diterima.
“Sesaat setelah menerima laporan masyarakat, personel kami langsung bergerak menuju lokasi untuk mengevakuasi korban, mengamankan TKP, serta melakukan penyelidikan secara intensif. Berkat kerja sama yang baik antara anggota di lapangan, Satreskrim Polres Dompu, serta dukungan masyarakat, identitas terduga pelaku berhasil diketahui dan diamankan pada malam itu juga. Saat ini perkara tersebut telah ditangani lebih lanjut oleh penyidik guna mengungkap secara menyeluruh motif maupun kronologi kejadian,” ujar IPTU Muh. Norkurniawan, S.H.
Sementara itu, Kapolres Dompu AKBP Sodikin Fahrojin Nur, S.I.K., melalui Kasi Humas Polres Dompu IPTU I Nyoman Suardika, memberikan apresiasi atas kesigapan personel Polsek Woja dan Satreskrim Polres Dompu dalam mengungkap kasus tersebut.
“Kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh personel yang telah bergerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat sehingga terduga pelaku berhasil diamankan dalam waktu relatif singkat. Keberhasilan ini merupakan bukti nyata komitmen Polres Dompu dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat serta menunjukkan bahwa setiap laporan yang disampaikan akan ditindaklanjuti secara profesional, cepat, dan sesuai prosedur hukum. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang telah berperan aktif memberikan informasi sehingga proses pengungkapan perkara dapat berjalan dengan baik,” ungkap IPTU I Nyoman Suardika.
Polres Dompu mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan mempercayakan sepenuhnya proses penanganan perkara kepada aparat penegak hukum. Hingga saat ini penyidik masih terus melakukan pendalaman guna mengungkap secara utuh motif maupun rangkaian peristiwa yang menyebabkan korban mengalami luka berat, tandas Kapolsek Woja via Kasi Humas Polres Dompu.
Masyarakat di minta untuk bersabar, percayakan kepada pihak kepolisian untuk mengungkap motif di balik kasus penganiyaan berat ini. Dan untuk sementara situasi keamanan di sekitar TKP berlangsung kondusif terkendali, harapnya.
Sementara saudara Kandung korban,inisial Dw meminta kepada pihak Kepolisian untuk menangani serius dan transparan terhadap kasus ini dalam waktu yang tidak terlalu lama, desaknya.
Kemudian Kasi humas Polres Dompu membenarkan bahwa terduga pelaku sudah di amankan ke Mapolres Dompu, untuk di proses lebih lanjut sesuai prosudur hukum yang berlaku, pungkasnya. (Rdw/Ddo)

0 Komentar