Breaking News

6/recent/ticker-posts

DPRD Sumut Dorong Ranperda Pertanian Organik, Darma Putra: Saatnya Beralih ke Sistem yang Lebih Sehat dan Berkelanjutan

Tarunaglobalnews.com Medan, 2026 – DPRD Sumatera Utara melalui Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) terus mendorong percepatan pembentukan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pertanian Organik sebagai arah baru pembangunan sektor pertanian di daerah.

Ketua Bapemperda DPRD Sumut, Darma Putra Rangkuti, S.Hut., M.Si, menilai langkah ini penting mengingat sektor pertanian masih menjadi tulang punggung ekonomi daerah dengan kontribusi sekitar 23–25 persen terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB).

Namun di sisi lain, praktik pertanian konvensional dinilai mulai menimbulkan berbagai persoalan serius, mulai dari degradasi lahan, ketergantungan terhadap bahan kimia, hingga menurunnya daya saing produk pertanian di pasar.

Menanggapi kondisi tersebut, DPRD Sumut mendorong perubahan pendekatan menuju sistem pertanian yang lebih berkelanjutan.

“Ranperda ini bukan sekadar regulasi, tetapi langkah nyata untuk mendorong transformasi menuju sistem pertanian yang lebih sehat, ramah lingkungan, dan berdaya saing,” ujar Darma Putra Rangkuti.

Ia menegaskan, pertanian organik harus menjadi pendekatan baru dalam pembangunan pertanian daerah yang tidak hanya berorientasi pada produksi, tetapi juga memperhatikan keseimbangan lingkungan dan keberlanjutan jangka panjang.

“Sumatera Utara memiliki potensi besar dari sisi sumber daya alam dan tenaga kerja. Namun tanpa regulasi yang kuat, potensi ini tidak akan optimal. Karena itu, Perda Pertanian Organik menjadi kebutuhan mendesak,” katanya.

Lebih lanjut, Darma mengungkapkan sejumlah tantangan yang dihadapi petani, seperti sulitnya sertifikasi organik, minimnya dukungan kebijakan, hingga terbatasnya akses pasar.

Menurutnya, Ranperda ini dirancang untuk menjawab persoalan tersebut secara menyeluruh, mulai dari aspek produksi hingga distribusi.

“Melalui Ranperda ini, kita ingin memastikan adanya perlindungan dan pemberdayaan petani, dukungan pembiayaan, kemudahan sertifikasi, serta penguatan rantai pasok dan akses pasar produk organik,” tegasnya.

Darma berharap, ke depan Sumatera Utara tidak hanya menjadi daerah agraris, tetapi juga mampu tampil sebagai pelopor pertanian organik di tingkat nasional.

“Ini adalah komitmen kita untuk mewujudkan kedaulatan pangan yang sehat, meningkatkan kesejahteraan petani, sekaligus menjaga kelestarian lingkungan,” tutupnya. (Put)

Posting Komentar

0 Komentar