Breaking News

6/recent/ticker-posts

Bobby Nasution dan JAM-Intel Reda Manthovani Hadiri Pelantikan ABPEDNAS se-Sumut di Aula Raja Inal Siregar

Tarunaglobalnews.com Medan – Penguatan peran Badan Permusyawaratan Desa (BPD) di Sumatera Utara semakin ditegaskan melalui pelantikan pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) dan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS) se-Sumatera Utara yang digelar di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumatera Utara, Medan.

Kegiatan tersebut dihadiri langsung Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, bersama Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen (JAM-Intel) Reda Manthovani, yang saat ini dijabat Prof. Dr. Reda Manthovani, S.H., LL.M.

Dalam struktur kepengurusan yang dilantik, Ir. H. Indra Utama, MPWK hadir sebagai Ketua DPP ABPEDNAS. Untuk tingkat provinsi, Drs. Abdul Khair, MM dikukuhkan sebagai Ketua DPD ABPEDNAS Sumatera Utara.

Sementara itu, untuk Kabupaten Simalungun, Yusni Fadli Adha resmi dilantik sebagai Ketua DPC ABPEDNAS Simalungun, didampingi Aprizal Damanik sebagai Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPC, serta Indra Adi Guna sebagai Bendahara.

Dalam arahannya, Bobby Nasution menegaskan bahwa BPD harus menjadi mitra kritis pemerintah desa, bukan sekadar pelengkap administrasi.

“Saya titip pesan kepada Bung Yusni Fadli Adha dan jajaran, jadilah mitra yang kritis namun tetap solutif. Dana desa yang besar harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Jangan ragu menyuarakan aspirasi warga,” tegas Bobby.

Ia berharap kepengurusan baru ABPEDNAS dapat memperkuat fungsi pengawasan, legislasi desa, serta menjaga transparansi penggunaan dana desa.

Dalam sambutannya, Prof. Dr. Reda Manthovani menegaskan bahwa Kejaksaan hadir untuk mengawal tata kelola desa agar tetap berada dalam koridor hukum serta mengedepankan langkah pencegahan.

“Kejaksaan hadir untuk mengawal, bukan menakut-nakuti. Kami mendukung penuh pengurus ABPEDNAS dalam menciptakan tata kelola desa yang bersih dan akuntabel. Selama administrasi benar dan pengawasan berjalan, tidak perlu takut,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara BPD dan aparat penegak hukum guna mencegah potensi penyimpangan dana desa sejak dini.

Komitmen Pengurus Baru

Ketua DPC ABPEDNAS Simalungun, Yusni Fadli Adha, menyatakan komitmennya untuk mengonsolidasikan seluruh anggota BPD di Kabupaten Simalungun.

Beberapa fokus utama yang disampaikan antara lain, Peningkatan kapasitas SDM anggota BPD dalam penyusunan Peraturan Desa (Perdes), Mendorong transparansi dan akuntabilitas laporan keuangan desa, dan Memperkuat koordinasi dan komunikasi antar desa se-Simalungun.

Pelantikan yang berlangsung khidmat di Aula Raja Inal Siregar tersebut menjadi simbol sinergitas antara pemerintah provinsi, organisasi perangkat desa, dan aparat penegak hukum dalam membangun desa yang lebih mandiri, transparan, dan berintegritas di Sumatera Utara. (Riil)

Posting Komentar

0 Komentar