Breaking News

6/recent/ticker-posts

POLDA DIY PAPARKAN HASIL OPERASI KETUPAT PROGO 2022


TARUNAGLOBALNEWS.COM

Yogyakarta — Direktur Lalu Lintas Polda DIY Kombes Pol Iwan Saktiadi, S.I.K., M.H., M.Si. didampingi Kabid Humas Kombes Pol Yuliyanto, S.I.K., M.Sc. menyampaikan hasil yang telah dicapai selama Operasi Ketupat Progo 2022, Rabu 11 Mei 2022.

Operasi yang digelar sejak 16 April hingga 9 Mei 2022 tersebut menurut Dirlantas sesuai dengan prediksi awal yang telah diperkirakan.

"Semua yang terjadi pada saat pelaksanaan mudik maupun arus balik terbukti sesuai dengan prediksi awal kami," tutur Dirlantas.

Beliau mengungkapkan bahwa apa yang terjadi pada operasi dua tahun sebelumnya (2020-2021) dengan 2022 saat ini perbandingan situasinya sangat jauh dikarenakan adanya pembatasan kegiatan masyarakat.

Oleh karena itu beliau membandingkan data dengan kegiatan pra operasi yang dilaksanakan pada tanggal 16 s.d 27 April 2022.

"Jumlah kejadian yang menonjol khususnya kecelakaan pada pra operasi berjumlah 193 kejadian, sementara itu pada saat operasi 104 kejadian. Jadi alami tren penurunan 89 kejadian," tutur Dirlantas.

Dirinya kemudian memaparkan data penindakan terhadap pelanggaran lalu lintas terjadi penurunan. Pada kegiatan pra operasi terjadi 1.384 penilangan, sedangkan pada saat operasi turun menjadi 632 penilangan.

Kemudian untuk teguran pada saat pra operasi tercatat 2.146 teguran sedangkan pada saat operasi tercatat 3.714 teguran.

"Kami fokus kepada pengamanan dan pelayanan kepada masyarakat pada saat mudik. Kami senantiasa melaksanakan peneguran kepada pengguna jalan yang melakukan pelanggaran yang kasat mata," tegas Dirlantas.

Kemudian data pengunjung destinasi wisata di Wilayah Yogyakarta alami kenaikan yang signifikan sebanyak 1411%. Tercatat, saat pra operasi sebanyak 60.602 pengunjung sedangkan di saat operasi sebanyak 915.763 pengunjung objek wisata di seluruh wilayah DIY.

Data total pengunjung bandara di DIY pun mengalami kenaikan, di mana saat pra operasi yakni masuk 33.660 orang sedangkan keluar 37.612 orang. Kemudian pada saat operasi yakni masuk 65.417 orang sedangkan keluar 55.865 orang.

Lanjut Dirlantas menyampaikan data pengunjung terminal pada saat pra operasi yakni masuk 55.447 orang kemudian keluar 57.765 orang. Sedangkan pada saat operasi yakni masuk 102.245 orang kemudian keluar 145.134 orang.

Data pengunjung stasiun kereta api pada saat pra operasi yakni masuk 67.034 oranh sedangkan keluar 70.240 orang. Kemudian pada saat operasi yakni masuk 82.780 orang sedangkan keluar 20.834 orang.

Di akhir paparannya, Dirlantas memaparkan data jumlah kendaraan yang masuk dan keluar dari wilayah perbatasan DIY. Pada saat pra operasi kendaraan yang masuk yakni 48.547 kendaraan lalu kendaraan keluar sejumlah 39.732 kendaraan. Sedangkan pada saat pelaksanaan operasi jumlah kendaraan yang masuk yakni 343.105 kendaraan kemudian keluar 356.223 kendaraan. (Hadiman Pangestu)

Posting Komentar

0 Komentar