Tarunaglobalnews.com Medan | Pro 1 RRI Medan mengangkat tema “Kilas Balik Satu Tahun Sekolah Rakyat” dalam program Dialog Aspirasi Sumut pada Senin (2/11/2026), pukul 08.00–08.30 WIB melalui frekuensi 94,3 FM.
Dialog tersebut menghadirkan dosen Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Medan, Dr. Bakhrul Khair Amal, M.Si., dan Kepala SMA Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 Medan, Syahripal Putra, S.Pd., M.Hum. Acara dipandu oleh Salsabila.
Dalam dialog itu menyoroti sejumlah aspek pelaksanaan Sekolah Rakyat, meliputi ketepatan sasaran peserta didik, kesiapan fasilitas, ketersediaan guru, proses pembelajaran, serta pengasuhan dan perlindungan siswa.
Dr Bakhrul menilai, pada penilaian tahun pertama diarahkan untuk mengukur perkembangan peserta didik sekaligus mengidentifikasi hambatan pelaksanaan. Indikator yang diusulkan mencakup kehadiran, keberlanjutan siswa mengikuti pendidikan, kemajuan belajar, kesehatan, dan kondisi psikososial.
Pengasuhan berasrama menjadi salah satu perhatian karena siswa harus menyesuaikan diri dengan jadwal harian, kedisiplinan, dan kehidupan jauh dari keluarga. Perbedaan kesiapan belajar serta latar belakang peserta didik juga menjadi pertimbangan dalam penyediaan pendampingan.
Dr. Bakhrul juga menempatkan kecukupan guru, wali asrama, dan wali asuh sebagai bagian penting dalam menjaga mutu layanan. Penguatan rekrutmen, kompetensi, dan koordinasi tenaga pendamping masuk dalam usulan perbaikan.
Pada aspek perlindungan, evaluasi mencakup prosedur keselamatan, pengawasan, serta mekanisme pengaduan yang aman dan mudah diakses siswa.
Untuk mendukung pengukuran hasil program, Dr. Bakhrul merekomendasikan penyusunan data awal sebagai pembanding dan sistem pemantauan lintas lokasi. Data perkembangan siswa perlu dilengkapi pengalaman peserta didik, guru, pengasuh, dan keluarga.
Adapun arah perbaikan yang ditawarkan meliputi pemenuhan fasilitas belajar dan asrama, penguatan tenaga pendamping, standardisasi perlindungan siswa, serta publikasi kemajuan dan kendala secara berkala. (FS)

0 Komentar