Tarunaglobalnews.com Simalungun | Sebuah langkah nyata dalam mendorong ketahanan pangan dan ekonomi kreatif berbasis desa ditunjukkan oleh tujuh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Integratif (KKNI) STAI Panca Budi Perdagangan. Rabu (5/8//2026).
Tim mahasiswa yang diterjunkan di Nagori Bandar Tinggi, Kecamatan Bandar Masilam, Kabupaten Simalungun ini melakukan kunjungan strategis ke pusat budidaya kolam ikan lokal yang dikelola oleh Bendahara Karang Taruna Kecamatan Bandar Masilam, Muhammad Nasir.
Kunjungan ini bukan sekadar silaturahmi biasa, melainkan sebuah misi kolaborasi untuk mengawinkan teori akademik kampus dengan realitas pemberdayaan ekonomi di akar rumput.
Randiansyah Padang, salah satu mahasiswa KKNI dari Program Studi Hukum, menegaskan bahwa sektor perikanan darat di Bandar Tinggi memiliki potensi raksasa yang belum sepenuhnya tereksplorasi.
"Kunjungan kami ke usaha perikanan ini adalah bukti nyata bahwa mahasiswa tidak hanya diam di posko, melainkan turun langsung melihat potensi besar sektor ketahanan pangan desa. Kami berharap budidaya ikan ini terus berkembang pesat menjadi motor penggerak ekonomi baru, mampu menyerap tenaga kerja pemuda setempat, dan menjadi model percontohan bagi desa-desa lain di Kecamatan Bandar Masilam," ujar Randiansyah optimis.
Di tempat yang sama, Muhammad Nasir selaku pengelola kolam ikan sekaligus tokoh pemuda Karang Taruna menyambut hangat kehadiran para kaum intelektual muda ini. Ia menilai kehadiran mahasiswa KKNI membawa angin segar bagi pengembangan usahanya.
"Kami sangat mengapresiasi kepedulian para mahasiswa ini. Namun, kami tidak ingin kunjungan ini berhenti di sini. Kami sangat berharap kepada para mahasiswa untuk menyumbangkan pemikiran inovatif mereka, terutama dalam memperluas jaringan pemasaran digital dan memberikan pendampingan aspek hukum administrasi usaha. Dengan ilmu yang mereka miliki, kami yakin kelompok budidaya ikan lokal ini bisa naik kelas dan berdaya saing tinggi," ungkap Muhammad Nasir penuh harap.
Aksi nyata di Nagori Bandar Tinggi ini digerakkan oleh kombinasi solid mahasiswa hukum berkualifikasi khusus dan mahasiswa pendidikan anak, yang siap melakukan pengabdian masyarakat secara holistik.
Berikut adalah profil ketujuh mahasiswa KKNI STAI Panca Budi Perdagangan di Nagori Bandar Tinggi:
• Wahyudin Syahputra Tambunan, CPM (Prodi Hukum / Mediator Profesional)
• Muhammad Nasrin Syahputra, CPM (Prodi Hukum / Mediator Profesional)
• Randiansyah Padang (Prodi Hukum)
• Muhammad Fadillah Pane (Prodi Hukum)
• Eka Puspita Zega (Prodi Hukum)
• Delawandari (Prodi Hukum)
• Pramita (Prodi Pendidikan Islam Anak Usia Dini - PIAUD)
Kehadiran dua mahasiswa hukum bergelar Certified Professional Mediator (CPM) di dalam tim ini diharapkan mampu memberikan edukasi hukum dan resolusi jika terdapat kendala administrasi maupun sengketa usaha di lingkungan masyarakat. Kolaborasi ini menjadi bukti bahwa mahasiswa KKNI STAI Panca Budi Perdagangan tahun 2026 siap menjadi agen perubahan (agent of change) yang membawa dampak ekonomi langsung bagi warga Kabupaten Simalungun. (Ir)




0 Komentar