Breaking News

6/recent/ticker-posts

Mahasiswa KKNI STAI Panca Budi Terus Melaksanakan Diseminasi Regulasi Hukum Multi-Lokasi di Bandar Tinggi

Tarunaglobalnews.com Simalungun | Akses terhadap pemahaman hukum kini semakin dekat dengan masyarakat pedesaan. Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Integratif (KKNI) STAI Panca Budi Perdagangan sukses menggelar program Diseminasi Regulasi Hukum Multi-Lokasi di Mushola Nurul Hasanah, Huta X, Nagori Bandar Tinggi, Simalungun, pada Sabtu (1/8/2026). Kegiatan ini menjadi magnet bagi warga setempat yang antusias memperdalam kesadaran hukum mereka.

Acara yang berlangsung tertib dan interaktif ini dihadiri oleh warga serta jajaran tokoh masyarakat penting, termasuk perwakilan dari Huta V, Huta VII, dan Huta X Nagori Bandar Tinggi.

Adapun ketujuh orang Mahasiswa yakni, 6 dari Prodi Hukum, Wahyudin Syahputra Tambunan,CPM, Muhammad Nasrin Syahputra,CPM, Randyansyah Padang, Muhammad Fadillah Pane, Eka Puspita Zega, Delawandari dan Pramita dari Prodi Piaud.

Delawandari, salah satu mahasiswa KKNI STAI Panca Budi Perdagangan dari Program Studi Hukum, menjelaskan bahwa agenda utama dari gerakan multi-lokasi ini adalah untuk mengikis ketidaktahuan masyarakat terhadap aturan hukum yang berlaku.

"Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberikan pemahaman hukum yang aplikatif, transparan, dan mudah dicerna oleh masyarakat awam. Kami ingin mendemistifikasi hukum agar tidak lagi dianggap sebagai hal yang menakutkan atau jauh dari kehidupan sehari-hari," ujar Delawandari.

Ia juga menambahkan harapan besar dari tim mahasiswa atas terselenggaranya acara ini. Melalui diseminasi ini, masyarakat Nagori Bandar Tinggi dapat lebih cerdas hukum, mampu memitigasi potensi konflik legal di lingkungan sekitar, serta menjadikannya sebagai pedoman dalam bermasyarakat yang harmonis.

Sinergi antara akademisi dan perangkat desa terlihat sangat kuat dalam kegiatan ini. Dukungan penuh disampaikan oleh Samsuddin (Gamot Huta VII), yang didampingi oleh Asdar (Gamot Huta X) dan Rudi (Gamot Huta V).

Dalam sambutannya, Samsuddin menyatakan bahwa edukasi hukum seperti ini adalah modal penting bagi ketertiban desa.

"Kami sangat mengapresiasi inisiatif dari adik-adik mahasiswa STAI Panca Budi. Kegiatan ini sangat menyentuh kebutuhan rill warga kami yang selama ini kerap bingung atau ragu terkait penyelesaian masalah hukum di tingkat desa," kata Samsuddin.

Para Gamot kompak berharap agar edukasi serupa tidak berhenti sampai di sini. "Kami berharap kerja sama dan bimbingan hukum seperti ini bisa terus berlanjut secara berkala, sehingga lingkungan Huta V, VII, dan X bisa menjadi pelopor kampung sadar hukum di Nagori Bandar Tinggi," tambah mereka.

Di tempat yang sama, pandangan senada turut diungkapkan oleh Erwin Lubis, salah satu Tokoh Masyarakat Nagori Bandar Tinggi. Ia menilai kehadiran mahasiswa hukum di tengah-tengah masyarakat membawa dampak psikologis dan sosial yang sangat positif.

"Ini adalah langkah nyata pemuda dalam membangun desa yang beradab dan taat aturan. Pengetahuan yang dibawa mahasiswa hari ini membuka mata kita semua bahwa hukum hadir untuk melindungi, bukan untuk mempersulit," tutur Erwin Lubis dengan penuh semangat.

Erwin juga menitipkan harapan besar bagi masa depan Nagori Bandar Tinggi setelah adanya kegiatan ini.

"Saya berharap seluruh warga yang hadir hari ini dapat menularkan ilmu yang didapat kepada tetangga dan keluarga lainnya. Semoga Nagori Bandar Tinggi ke depan tumbuh menjadi desa yang aman, tertib, dan bebas dari pelanggaran hukum karena warganya sudah cerdas dan paham regulasi."pungkas Tokoh Masyarakat Bandar Tinggi Erwin Lubis. (Ir)

Posting Komentar

0 Komentar