Breaking News

6/recent/ticker-posts

MTQ Batu Bara 2026: Ustadz UMAZD Jadi Dewan Hakim KTIQ, Bakar Semangat Utusan 12 Kecamatan

Tarunaglobalnews.com Batu Bara — Pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Tingkat Kabupaten Batu Bara Tahun 1447 H / 2026 menjadi panggung pembuktian bagi para cendekiawan muda Islam. Pada ajang bergengsi ini, tokoh pendidikan religius, Ustadz DR. Muhammad Zein Damanik, S.Pd., M.Pd., resmi diamanahkan sebagai salah satu Dewan Hakim pada cabang Karya Tulis Ilmiah Al-Qur'an (KTIQ).

Kompetisi ketat ini diikuti oleh utusan-utusan terbaik dari 12 kecamatan di seluruh wilayah Kabupaten Batu Bara. Mereka siap bertarung gagasan dan mengadu ketajaman pena dalam mengupas isi kandungan suci Al-Qur'an secara ilmiah.

Ustadz DR. Muhammad Zein Damanik, yang akrab disapa Ustadz UMAZD, membakar semangat para peserta dengan pesan motivasi yang kuat. Beliau mengajak seluruh kompetitor untuk menanamkan rasa percaya diri yang tinggi sejak dini.

"Pahami setiap karya tulis yang telah dibuat. Tingkatkan percaya diri untuk meraih predikat terbaik, diawali dari tingkat Kabupaten Batu Bara ini hingga menembus panggung Nasional," tegas Ustadz UMAZD penuh optimisme.

Beliau juga mengingatkan bahwa esensi dari proses belajar ini adalah untuk menggapai kebahagiaan hakiki di dunia dan akhirat.

Agar tampil maksimal di hadapan dewan juri, Ustadz UMAZD membagikan formula dan kriteria krusial yang wajib dikuasai oleh setiap peserta cabang KTIQ, antara lain : 

• Penguasaan Materi : Kedalaman riset dan kesesuaian dengan tema Al-Qur'an.Kaidah dan Gaya Bahasa: Penulisan ilmiah yang baku namun tetap mengalir dan estetis.

• Logika dan Organisasi : Struktur tulisan yang sistematis, runtut, dan masuk akal.

• Teknik Presentasi : Kemampuan memaparkan ide secara lugas, meyakinkan, dan benar di depan penguji.

"Mari bersungguh-sungguh dan tampilkan performa semaksimal mungkin dalam Musabaqah ini. Semoga Allah SWT memberikan kelancaran dan memudahkan semua proses yang kita harapkan," tutupnya.

Ajang KTIQ ini diharapkan tidak sekadar menjadi kompetisi, melainkan lahirnya produk pemikiran baru dari generasi muda Batu Bara yang mampu menjawab tantangan zaman berbasis nilai-nilai Al-Qur'an. (Red)

Posting Komentar

0 Komentar