Breaking News

6/recent/ticker-posts

Satu Abad Lebih Mengabdi, Gebyar Talent 103 Tahun SD Santo Yoseph 1 Medan Berlangsung Meriah

Tarunaglobalnews.com Medan – Kemeriahan mewarnai puncak perayaan seni bertajuk Gebyar Talent 103 Years SD Swasta Santo Yoseph 1 Medan yang digelar di Tiara Convention Hall, Jumat (17/4). Ratusan murid dari sekolah di bawah naungan Yayasan Pendidikan Katolik (YPK) Don Bosco KAM tersebut unjuk kebolehan dalam pementasan yang memukau ribuan pasang mata.

Acara yang dirangkaikan dengan aneka bazar ini juga menjadi momentum bersejarah dengan diluncurkannya (launching) unit Marching Band SD Swasta Santo Yoseph 1 Medan. Penampilan perdana para murid binaan guru-guru internal sekolah ini pun mendapat sambutan hangat dari para undangan yang hadir.

Hadir mewakili Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Medan, Erina Manik, S.Pd., M.M., selaku Ketua Tim Lingkup Peserta Didik dan Pembangunan Karakter Pembinaan SD Disdikbud Medan. Dalam kesempatan tersebut, ia membacakan amanat tertulis Wali Kota Medan yang diawali dengan pantun penuh semangat tentang keceriaan anak-anak.

Wali Kota menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada keluarga besar SD Swasta Santo Yoseph 1 Medan yang telah eksis sejak tahun 1923. Menurutnya, konsistensi sekolah ini dalam mendidik generasi muda selama lebih dari satu abad merupakan kontribusi nyata bagi pembangunan sumber daya manusia di Kota Medan.

"Ini membuktikan bahwa pendidikan tidak hanya tentang akademik semata, tetapi juga tentang pengembangan bakat, kreativitas, dan pembentukan karakter sejak dini. Ruang ekspresi seperti pentas seni ini sangat efektif dalam membangun kepercayaan diri murid," ujar Erina saat membacakan amanat tersebut.

Pemerintah Kota Medan pun menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pengembangan pendidikan yang fokus pada kreativitas dan penguatan karakter, demi melahirkan calon pemimpin masa depan yang kompeten.

Kepala SD Swasta Santo Yoseph 1 Medan, Agustinus Hot Purba, menjelaskan bahwa tujuan utama kegiatan ini adalah untuk menumbuhkembangkan potensi non-akademik siswa. Ia memaparkan, sepanjang 103 tahun berdiri, sekolah ini telah menorehkan banyak prestasi hingga level internasional, termasuk di bidang paduan suara di Malaysia dan Bandung pada tahun 2023-2024.

"Kami ingin bakat anak-anak mendapatkan wadah yang tepat. Sebanyak 468 murid dari kelas satu hingga enam ikut ambil bagian hari ini," ungkap Ketua Panitia, Regussel Situmorang.

Dukungan serupa datang dari Ketua Komite Sekolah melalui perwakilannya, Limaret Sirait. Pihaknya menyatakan akan terus mendorong ide-ide kreatif sekolah guna meningkatkan kualitas pendidikan demi meraih capaian Generasi Emas. Senada, Sekretaris YPK Don Bosco, Suster Eleonora KYM didampingi Bendahara Yayasan, Veronica, menambahkan bahwa kolaborasi antara yayasan dan sekolah merupakan kunci utama dalam mendukung pengembangan diri anak secara maksimal.

Acara yang menjadi agenda tahunan ini menampilkan rangkaian pertunjukan yang variatif, mulai dari pembacaan puisi, balet, vokal solo, piano klasik, band, hingga aksi drama musikal "Asal-usul Danau Toba". Penampilan tari tradisional seperti Tor-tor yang dipadukan dengan tarian kontemporer semakin mempertegas kekayaan talenta yang dimiliki para peserta didik SD Santo Yoseph 1 Medan. (FR)

Posting Komentar

0 Komentar