Tarunaglobalnews.com Dompu NTB — Tim Jatanras Polres Dompu berhasil mengamankan seorang terduga pelaku yang kedapatan membawa senjata tajam jenis panah dalam kegiatan patroli cipta kondisi (Cipkon), Rabu malam (18/3/2026) sekitar pukul 22.30 WITA.
Kegiatan tersebut berlangsung di Lingkungan Renda, Kelurahan Simpasai, Kecamatan Woja, Kabupaten Dompu. Penindakan ini merupakan bagian dari upaya kepolisian dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya di bulan suci Ramadhan.
Terduga pelaku diketahui berinisial R.P. (16), seorang pelajar yang berdomisili di Desa Matua, Kecamatan Woja Kabupaten Dompu. Dari tangan terduga, petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa satu buah anak panah.
Kronologis kejadian bermula saat Tim Jatanras Polres Dompu melaksanakan patroli Cipta kondisi guna mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas. Di tengah patroli, petugas menerima informasi dari masyarakat terkait adanya seorang remaja yang membawa panah dan hampir diamuk warga.
Menindaklanjuti laporan tersebut, tim langsung bergerak cepat menuju lokasi. Setibanya di tempat kejadian, petugas segera mengamankan terduga pelaku beserta barang bukti, kemudian membawanya ke Mako Polres Dompu untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.
Kasat Reskrim Polres Dompu, AKP Masdidin, S.H., membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia menyampaikan bahwa pihaknya telah mengamankan seorang terduga pelaku yang kedapatan membawa senjata tajam, dan saat ini tengah diproses sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.
Sementara itu, Kapolres Dompu AKBP Sodikin Fahrojin Nur, S.I.K. melalui Kasi Humas IPTU I Nyoman Suardika menyampaikan bahwa pihak kepolisian terus meningkatkan patroli, khususnya selama bulan suci Ramadhan, guna menciptakan situasi yang aman dan kondusif di tengah masyarakat.
“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya para orang tua, agar lebih mengawasi aktivitas anak-anaknya, terutama di malam hari. Hindari membawa senjata tajam yang dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain,” ujarnya.
Lebih lanjut, pihak kepolisian juga mengapresiasi peran aktif masyarakat yang telah memberikan informasi sehingga potensi gangguan kamtibmas dapat segera diantisipasi.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang telah membantu tugas kepolisian. Sinergi ini sangat penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban bersama, terlebih di bulan suci Ramadhan,” tutupnya.
Polres Dompu menegaskan komitmennya untuk terus menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif demi kenyamanan masyarakat dalam menjalankan ibadah di bulan Ramadhan, imbuhnya.
Kasi humas Polres Dompu Iptu Nyoman Suardika membenarkan adanya seorang pelajar asal Desa Matua yang di amankan oleh tim Jatanras karena kedapatan membawa senjata tajam jenis panah yang komplit dengan busurnya yang membahayakan, pungkasnya. (Rdw/Ddo)

0 Komentar