Tarunaglobalnews.com Simalungun – Suasana khidmat dan penuh kebahagiaan menyelimuti Nagori Partimbalan, Menjelang berakhirnya bulan suci Ramadhan 1447 H, tokoh masyarakat Syaiful Bahri bersama istri menggelar acara buka puasa bersama sekaligus memberikan santunan kepada puluhan anak yatim piatu dan masyarakat sekitar. Rabu (19/3/2026).
Kegiatan ini menjadi momen spesial karena dilaksanakan di Cafe Titik Temu, sebuah destinasi kuliner baru di Nagori Partimbalan yang baru saja rampung dibangun oleh Syaiful Bahri.
Kepada awak media ini, Syaiful Bahri menyampaikan bahwa acara ini merupakan bentuk rasa syukur atas selesainya pembangunan cafe sekaligus wujud kepedulian terhadap sesama di bulan mulia.
"Kegiatan ini adalah bentuk syukur kami kepada Allah SWT. Kami ingin berbagi kebahagiaan bersama adik-adik yatim piatu dan warga sekitar, apalagi ini sudah di penghujung Ramadhan," ujar Syaiful Bahri di sela-sela acara.
Ia pun menaruh harapan besar agar kehadiran Cafe Titik Temu tidak hanya menjadi tempat bersantai, tetapi juga membawa dampak positif bagi ekonomi lokal.
"Kami berharap tempat ini menjadi berkah bagi semua, menjadi wadah silaturahmi (titik temu) yang nyaman, serta mampu membuka lapangan pekerjaan bagi warga sekitar," tambahnya.
Senada dengan hal tersebut, Mas Umar selaku owner UD Reza yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif sosial ini. Menurutnya, langkah Syaiful Bahri yang memulai operasional cafe dengan menyantuni anak yatim adalah langkah yang sangat mulia.
"Apa yang dilakukan Pak Syaiful sangat luar biasa. Memulai sesuatu dengan berbagi kepada anak yatim adalah kunci keberkahan. Saya pribadi mengucapkan terima kasih atas undangannya dan sangat mendukung kehadiran Cafe Titik Temu ini," ungkap Mas Umar.
Pantauan awak media di lokasi menunjukkan antusiasme warga yang luar biasa. Puluhan anak yatim tampak ceria menerima santunan, didampingi puluhan masyarakat yang memadati area cafe. Acara ditutup dengan doa bersama dan makan malam dalam suasana kekeluargaan yang erat. (FN)




0 Komentar