Tarunaglobalnews.com Simalungun – Mengisi kemuliaan bulan suci Ramadhan 1447 H, Perguruan Darul Fahmi menyelenggarakan serangkaian kegiatan religius dan sosial yang penuh khidmat. Tak hanya berfokus pada ibadah di dalam kelas, sekolah ini juga mengajak para siswa terjun langsung kelapangan.
Kegiatan diawali dengan Tadarus Al-Qur’an bersama yang menghidupkan suasana syahdu di lingkungan sekolah.
Tak hanya itu, sebanyak kurang lebih 50 siswa mengikuti Pesantren Kilat intensif selama tiga hari. Di sini, para siswa dididik untuk lebih mendalami ilmu agama serta mempraktikkan kemandirian.
Kepala Yayasan Darul Fahmi, Sri Lestari, S.Pd, menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang untuk membentuk karakter generasi muda yang tangguh dan beradab.
"Tujuan utama dari pesantren kilat ini adalah meningkatkan pemahaman agama serta membentuk akhlak yang mulia. Kami ingin mendidik kedisiplinan, kemandirian, dan menumbuhkan rasa cinta yang mendalam pada Al-Qur'an sejak dini," ujar Sri Lestari saat dikonfirmasi awak media ini di yayasan Darul Fahmi. Kamis (12/3/2026).
Semangat berbagi menjadi sorotan utama dalam agenda Ramadhan kali ini. Para siswa dan pengajar turun ke jalan untuk melakukan aksi berbagi takjil kepada para pengendara yang melintas di kawasan Jalan Bandar Tinggi. Senyum sumringah para pengguna jalan menyambut kehadiran para siswa yang antusias membagikan paket berbuka.
Kepedulian Darul Fahmi tidak berhenti di situ. Sebagai bentuk nyata bakti sosial, pihak yayasan juga menyalurkan bantuan sembako kepada para janda yang tinggal di sekitar lingkungan perguruan.
Sri Lestari menambahkan bahwa aksi sosial ini bertujuan untuk membiasakan para siswa agar memiliki empati tinggi terhadap sesama.
"Kami ingin anak-anak terbiasa berbagi dan bersedekah. Ramadhan adalah momen terbaik untuk melatih diri menjadi pribadi yang bermanfaat bagi orang lain," pungkasnya.
Melalui kegiatan ini, Perguruan Darul Fahmi membuktikan bahwa pendidikan bukan hanya soal nilai di atas kertas, melainkan tentang pembentukan karakter dan kepedulian sosial yang nyata. (Irfan)





0 Komentar