![]() |
| Animasi MBG (sumber foto : Ist) |
Tarunaglobalnews.com Simalungun – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi andalan pemerintah pusat terus menuai inovasi ide dari akar rumput. Memasuki momentum bulan suci Ramadhan, muncul usulan agar bantuan makanan siap saji dialihkan menjadi dana tunai sebesar Rp15.000 per hari bagi setiap siswa.
Melalui awak media, pada Senin (16/2/2026) Aspirasi ini disuarakan oleh Miun Sungkawa, warga Bandar Masilam, yang menilai bahwa pemberian makanan berat di siang hari tentu tidak relevan saat anak-anak sedang menjalankan ibadah puasa. Menurutnya, mengonversi bantuan tersebut menjadi uang tunai akan memberikan dampak ganda yang lebih luas.
"Kalau bulan puasa, lebih baik diberikan uang tunai saja, Rp15.000. Manfaatnya jauh lebih banyak," ujar Miun Sungkawa.
Menurut Miun, ada beberapa alasan mengapa uang tunai lebih unggul selama Ramadhan.
"Anak-anak sekolah bisa menggunakan uang tersebut untuk membeli takjil atau menu berbuka puasa sesuai dengan selera mereka masing-masing. Perputaran uang Rp15.000 di tangan siswa akan menghidupkan UMKM dan pedagang takjil dadakan di sekitar lingkungan sekolah atau rumah. Selain untuk makanan, sisa uang tersebut bisa digunakan siswa untuk keperluan pendidikan lainnya yang mendesak.'ungkap Miun Sungkawa. (FN)

0 Komentar