![]() |
| Ketua kelompok tani Ruslan (baju biru) bersama Pasi PAM Brigif 7/Rimba Raya F.Sinaga (baju putih) melakukan salam komando. |
Tarunaglobalnews.com Batu Bara – Ketegangan yang sempat menyelimuti hubungan antara Kelompok Tani Simpang Gambus dengan pihak TNI akhirnya menemui titik terang. Melalui pendekatan dialogis yang sejuk, kesalahpahaman antara warga tani, Brigif 7/Rimba Raya (Galang) dan Koramil 03/Lima Puluh resmi dinyatakan selesai secara kekeluargaan.
Momentum perdamaian ini terjadi dalam pertemuan hangat yang digelar di Posko Kelompok Tani Simpang Gambus, Kabupaten Batu Bara, pada Jumat sore (23/1/2026) sekitar pukul 17.30 WIB.
Pertemuan tersebut dihadiri langsung oleh Pasi PAM Brigif 7/Rimba Raya, dan perwakilan dari Koramil 03/Lima Puluh. Kehadiran para petinggi aparat di tengah-tengah kelompok tani ini menjadi bukti kuat adanya itikad baik untuk menjaga kondusivitas wilayah.
Tidak hanya pihak yang bersengketa, tokoh pers juga turut mengawal proses mediasi ini. Pimpinan Umum media online Tarunaglobalnews.com beserta jajarannya hadir untuk memastikan transparansi informasi kepada publik.
Dalam suasana penuh persaudaraan, masing-masing pihak sepakat untuk menyampingkan ego sektoral dan mengutamakan musyawarah. Kesalahpahaman yang sebelumnya memicu kekhawatiran masyarakat kini berganti menjadi komitmen untuk saling menghormati peran masing-masing di lapangan.
![]() |
| Personil Brigif 7/Rimba Raya (Galang) dan Koramil 03/Lima Puluh bersama pimpinan umum media online tarunaglobalnews.com |
"Ini adalah kemenangan bagi kita semua. Dengan duduk bersama, tidak ada masalah yang tidak bisa diurai," ujar salah satu perwakilan kelompok tani di lokasi.
Selesainya konflik ini secara damai diharapkan menjadi percontohan bagi daerah lain di Sumatera Utara, khususnya dalam penyelesaian sengketa lahan atau koordinasi wilayah antara masyarakat, TNI, dan sektor swasta. Langkah "Restorative Justice" sosial ini membuktikan bahwa semangat gotong royong dan kekeluargaan masih menjadi fondasi utama masyarakat Kabupaten Batu Bara.
Kini, para petani Simpang Gambus dapat kembali beraktivitas dengan tenang, seiring dengan terjalinnya hubungan harmonis kembali dengan pihak Brigif 7/Rimba Raya, dan Koramil 03/Lima Puluh. (Ir)



0 Komentar