Breaking News

6/recent/ticker-posts

KAPOLDA NTB, PASCA PEMILU 2024 SITUASI KAMTIBMAS DI WILAYAH NTB AMAN

Tarunaglobalnews.com NTB Dompu —Orang Nomor Satu di jajaran Polda NTB Irjen Pol. Umar Faroq melakukan monitoring dan pemantauan pasca Penyelenggaraan Pilpres, Pileg dan DPD di wilayah Nusa Tenggara Barat pada umumnya aman dan terkendali. Hal ini di sampaikan Kapolda NTB saat melakukan monitoring dan pemantauan langsung di wilayah Kabupaten Dompu dan Bima khususnya pada hari Senin, (19/2/24) sekitar pukul 11.30 Wita di Mako Polres Dompu. 

Kunjungan Kapolda NTB bersama rombongan di terima langsung Kapolres Dompu AKBP Zulkarnain SIK, Bupati Dompu H.Kader Jaelani, Anggita Forkopimda bersama sejumlah PJU Polres Dompu berlangsung hangat nan sejuk dan hampir luput dari sorotan awak media.

Infornasi yang di himpun awak media bahwa kunjungan Kapolda NTB di wilayah Kabupaten Dompu pada hari ini tidak ada dalam jadwal alias dadakan karena awalnya Kunjungan Kapolda NTB khusus di Kabupaten Bima dan Bima Kota tepatnya di Desa Parado Kabupaten Bima.

Usai melakukan pemantuan dan monitoring di Kabupaten Bima Kapolda NTB bersama rombongan langsung balik haluan menuju ke Kabupaten Dompu guna memantau pelaksanaan Pemungutan suara ulang (PSU) di TPS 14 Dusun Latonda Desa Pekat Kecamatan Pekat Kabupaten Dompu.

Irjen Pol. Umar Faroq saat di tanya sejumlah awak media di depan pelataran Polres Dompu terkait situasi Kamtibmas di Wilayah NTB pasca Pemilu 2024 menjelaskan perkembangan situasi keamanan di wilayah Propinsi NTB pada umumnya sangat kondusif dan terkendali dengan baik, sekalipun dinamika politik pada masing-masing daerah meningkat.

"Pelaksanaan Pemilu di wilayah Propinsi NTB pada umumnya berjalan lancar aman dan kondusif," tandasnya, khusus di Kabupaten Dompu penyelenggaraan pemungutan suara berjalan lancar sekalipun satu TPS saat ini sedang melaksanakan pemungutan suara ulang (PSU) di dusun Latonda Desa Pekat Kecamatan Pekat Kabupaten Dompu.

"Pemilihan suara ulang di TPS tersebut karena ada kesalahan produdur yang di lakukan KPPS terhadap salah satu Pemilih yang menggunakan KTP luar Daerah Dompu dengan menjoblos lima kartu suara sehingga KPUD dan Bawaslu merekomendasikan untuk melakukan PSU kepada TPS 14 tersebut.sedangkan untuk di Desa Parado Kabupaten Bima akan di lakukan pemilihan suara susulan (PSS),Jelas Umar Faroq pada sejumlah awak media.

Tak hanya sampai di situ tambah Kapolda bagi oknum Caleg atau tim sukses yang terlibat dalam kasus pengerusakan TPS dan pembakaran Kartu suara, Kartu C1 plano hasil suara dan peralatan Kelengkapan lain akan di proses sesuai prosedur hukum yang berlaku.

"Kasus pelanggaran pidana Pemilu tersebut akan diusut sampai tuntas," tegas Kapolda NTB dengan Nada yang halus. 

Kemudian di akhir keterangan pers Kapolda NTB menyampaikan harapan bahwa mendukung pelaksanaan Pemilu yang di selenggarakan oleh KPUD dan Bawaslu Kabupaten Dompu sehingga pemungutan suara dapat berjalan lancar dan aman dengan berpegang teguh pada koridor berlaku dan taat kepada asas pemilu yang Luber, Jurdil serta bermartabat.

Lanjutnya, di harapkan kepada masyarakat khusus bagi Caleg dan timsus pasangan calon Pilpres yang belum berhasil agar bersama-sama menjaga situasi keamanan ini tetap kondusif dan mengawal dengan baik proses rekapitulasi perolehan suara yang masih berlangsung di tingkat PPK saat ini semoga berjalan dengan lancar, pinta Kapolda NTB. 

Usai menyampaikan Keterangan Pers Kapolda NTB bersama rombongan di dampingi Kapolres Dompu beranjak menuju tempat pemungutan suara ulang di Dusun Latonda Desa Pekat dan selanjutnya berbalik menuju ke Kabupaten Bima, pungkasnya. (Rdw/ddo) 

Posting Komentar

0 Komentar