Breaking News

6/recent/ticker-posts

DIDUGA PELAKU PEMERASAN TERHADAP SUPIR TANGKI, RE WARGA DESA TANJUNG SARI DIAMANKAN SATRESKRIM POLRES BATU BARA

Kasat Reskrim Polres Batu Bara Akp Fery Kusnadi, SH. MH

TARUNAGLOBALNEWS.COM

BATU BARA - Aksi kejahatan jalanan atau pemerasan terhadap sopir tangki di Jalinsum Medan - Kisaran yang viral di media sosial (medsos) kini telah ditangani Sat Reskrim Polres Batu Bara, Polda Sumut, Rabu (12/01/2022).

Seorang terduga pelaku pemerasan di Jalinsum Kecamatan Laut Tador, Kabupaten Batu Bara berinisial RE warga Desa Tanjung Sari, Kecamatan Sei Suka, Kabupaten Batu Bara diamankan Sat Reskrim Polres Batu Bara.

Kapolres Batu Bara Akbp Ikhwan Lubis, SH. MH. melalui Kasat Reskrim Akp Fery Kusnadi, SH. MH. dalam keterangan pers Rabu petang mengatakan, tadi pagi sopir tangki atas nama P Manurung selaku korban pemerasan membuat laporan. 

Setelah dilakukan penyelidikan petugas berhasil mengamankan RE atas dugaan turut melakukan pemerasan terhadap sopir tangki, ungkapnya. 

Modus operandinya adalah pemerasan. Terduga mengarahkan sopir truk tangki kesebuah gudang CPO untuk dikurangi muatannya, Kata Kasat Reskrim Akp Fery Kusnadi, SH. MH.

Dalam aksinya lanjut Kasat Reskrim, terduga tidak berkerja sendiri namun ada beberapa orang yang namanya sudah dikantongi dan akan dilakukan pengembangan. 

Terduga dipersangkakan melanggar pasal 335 KUPidana dengan ancaman 1 tahun penjara. Namun bila ada terjadi pengrusakan truk maka akan dikenakan pasal berlapis, Pungkas Kasat Reskrim. 

Berkenaan dengan kejadian itu Kasat Reskrim Akp Fery Kusnadi, menghimbau seluruh sopir truk yang melintasi Jalinsum di wilayah hukum Polres Batu Bara yang perjalannya terhambat akibat kejahatan jalanan agar segara melapor ke Polres Batu Bara, jelasnya.

Sekedar informasi, video aksi pemerasan ini viral di medsos (Facebook) yang diungah Selasa malam (12/2/22). Dalam video tersebut terlihat sopir tangki dipaksa untuk masuk ke gudang untuk mengurangi muatannya. Lantaran sopir menolak meski dengan minta tolong namun terduga terus mendesak bahkan diduga nekat main kasar. 

Postingan video berdurasi 5:43 menit tersebut menuai beragam komentar netizen yang diantaranya meminta pihak penegak hukum menindak lanjutin pelaku. (HP)

Posting Komentar

0 Komentar