Breaking News

6/recent/ticker-posts

Guru SD Riwo Diserang Orang Tak Dikenal, Polsek Woja Langsung Turun Ke TKP, Korban Dilarikan Ke RSUD Dompu

Tarunaglobalnews.com Dompu NTB | Dunia pendidikan di gegerkan dengan terjadinya kasus pembacokan seorang tenaga pendidik/guru Sekolah Dasar di Desa Riwo Kecamatan Woja Kabupaten Dompu, Selasa (03/11/26).

Kejadian ini awak media unggah dari laman Facebook Lutfi Muha malam ini sekitar pukul 19.30 Wita, Selasa (3/11/26). Dalam postingan tersebut menguraikan lembo Ade. Riwo mencekam,lembo Ade pak Mahfud.

"lembo Ade dunia pendidikan hari ini. Tindakan menyerang tenaga pendidik di area lingkungan sekolah, tindakan tidak bermoral dan sangat kami kecam. Apapun alasan mu tindakan ini tidak boleh terjadi lagi," tulisan ini asli di kutib dari akun Facebook Lutfi Muha tanpa ada yang awak media kurangi.

Kejadian mengenaskan ini di perkirakan terjadi pada hari ini Selasa (3/11/26) sekitar pukul 11.00 siang, di salah satu sekolah dasar di Desa Riwo Kecamatan Woja, dengan terduga pelaku informasi sementara, merupakan oknum warga Kelurahan Montabaru Kecamatan Woja.

Dengan terjadinya peristiwa penyerangan tersebut menuai kecaman pedas dari ratusan orang netizen di dunia maya khususnya bagi rekan, insan dan tenaga pendidik yang ada di kabupaten Dompu saat ini. Atas kejadian itu korban mengalami luka serius di bagian kepala, tangan dan badan.

Terkait insiden berdarah tersebut seluruh keluarga besar persatuan guru Republik Indonesia meminta kepada pihak aparat kepolisian untuk menangani kasus ini secara, profesional, serius transparan dan obyektif sesuai prosedur hukum yang berlaku, serta di minta kepada tersangka agar di ganjar dengan hukuman yang seberat-beratnya. Hal ini sebagai efek jera dan tidak akan terjadi lagi kasus yang serupa di kemudian hari.

Pasca kejadian berdarah tersebut pihak Kepolisian Sektor Woja gerak cepat turun ke lokasi kejadian untuk membawa korban ke RSUD Dompu untuk penangan medis lebih lanjut dan melakukan olah TKP pada saat itu juga.

Saat berita di rilis awak media ini belum konfirmasi dengan pihak Kepolisian setempat tentang apa motif di balik kejadian pembacokan ini. (Rdw/Ddo)

Posting Komentar

0 Komentar