Tarunaglobalnews.com Batubara | Kasus kematian tragis Ramayana, warga Dusun Bambu, Desa Medang Deras, Kabupaten Batubara, kini tengah menjadi sorotan tajam publik. Diduga penuh kejanggalan, pihak keluarga korban yang diselimuti keresahan mendalam akhirnya mendatangi Polres Batubara demi menuntut kejelasan dan transparansi hukum.
Dalam mencari keadilan, keluarga korban tidak berjalan sendiri. Mereka didampingi langsung oleh Ketua Dewan Pimpinan Cabang Lembaga Swadaya Masyarakat Pembela Kemerdekaan Rakyat (LSM PAKAR) Kabupaten Batubara, Bambang Seti Aji, S.Pd.
Kedatangan mereka ke markas kepolisian dipicu oleh desakan kuat agar Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Batubara bergerak cepat dan objektif dalam mengusut tuntas perkara ini.
Sorotan Tajam pada Dugaan Keterlibatan Suami Korban
Isu mengenai adanya dugaan keterlibatan suami korban dalam kematian Ramayana menjadi poin krusial yang paling menyita perhatian. Menanggapi rumor panas tersebut, Bambang Seti Aji menegaskan bahwa pihaknya menghormati asas praduga tak bersalah dan menyerahkan pembuktian sepenuhnya kepada penyidik.
“Untuk siapa yang nantinya ditetapkan sebagai tersangka atau bagaimana konstruksi perkara ini, tentu menjadi kewenangan penyidik berdasarkan alat bukti dan hasil pemeriksaan. Kami tidak ingin mendahului proses hukum. Yang kami dorong adalah agar perkara ini ditangani secara transparan dan profesional,” ujar Bambang tegas di hadapan awak media.
Polisi Janji Profesional, LSM PAKAR Siap Kawal Sampai Tuntas
Keresahan dan desakan keluarga direspons oleh Kanit PPA Polres Batubara, yang menyatakan komitmennya untuk menangani kasus ini secara profesional dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Pihak kepolisian saat ini masih melakukan pendalaman perkara, memeriksa sejumlah saksi, serta mengumpulkan alat bukti untuk menentukan pasal pidana yang tepat.
Meski memahami bahwa proses penyelidikan membutuhkan waktu dan tahapan yang matang, LSM PAKAR berjanji tidak akan tinggal diam. Mereka memastikan akan mengawal kasus ini sampai titik darah penghabisan demi hak keadilan keluarga korban.
“Bagi kami, hak keluarga korban untuk mendapatkan keadilan adalah hal yang sangat penting. LSM PAKAR akan terus mengawal kasus ini dan memastikan keluarga mendapatkan informasi mengenai perkembangan penanganannya,” pungkas Bambang. (Ir)

0 Komentar