Breaking News

6/recent/ticker-posts

Simalungun Kini Miliki 4 Nazhir Wakaf Berkompeten LSP-BWI dan BNSP

Tarunaglobalnews.com Simalungun | 4 orang peserta pelatihan Nazhir Wakaf, dari Simalungun dinyatakan lulus pada Pelatihan Lembaga Sertifikasi dan Pelatihan BWI (LSP-BWI), di Hotel Adi Mulia Medan, Sabtu (29/8/26).

Amrisyam Simamora, Salman Abror, Suparno, dan Rahmat Fauzi Rangkuti mendapat gelar C.Wc (Certified Waqf Competen) dari Badan Nasional Sertifikat Profesi (BNSP) setelah mengikuti uji kompetensi 25 s/d 29 Agustus 2026.

Amrisyam yang juga merupakan Sekretaris Badan Wakaf Indonesia (BWI) Simalungun menyebut Nazhir Wakaf memiliki tugas dan fungsi untuk mengamankan, mengelola, mengadministrasi dan membangun kemitraan harta benda wakaf.

"Harta benda wakaf dimaksud seperti Wakaf bergerak, uang, emas, saham dan surat berharga, sedangkan Wakaf tidak bergerak yaitu Tanah, Masjid, Madrasah dan lainnya" jelas Amrisyam.

Menurutnya dalam skema wakaf ada Waqif (orang mewakafkan), Nazhir (Pengelola harta benda Wakaf, Mauquf Alaih (Penerima Manfaat Pengelolaan Harta Benda Wakaf).

Sementara itu Wakil Ketua BWI Simalungun Salman Abror mengatakan Wakaf merupakan amal jariyah, contohnya Habib Bugak al-Asyi adalah seorang tokoh penting dalam sejarah Aceh yang dikenal luas berkat wakafnya Baitul Asyi (Rumah Aceh), yang sangat bermanfaat bagi jamaah haji asal Aceh di tanah suci.

"Saat ini jemaah haji asal Aceh mendapatkan uang saku sebesar 2.000 Riyal Saudi (sekitar Rp9,2 hingga Rp9,3 juta) per orang. Uang ini berasal dari keuntungan pengelolaan aset produktif Wakaf Baitul Asyi" terang Salman. (Red) 

Posting Komentar

0 Komentar