Breaking News

6/recent/ticker-posts

Mahasiswa STAI Panca Budi Perdagangan dan Dosen Bedah Hukum Waris Islam Bersama Warga Bandar Tinggi

Tarunaglobalnews.com Simalungun | Pentingnya pemahaman mengenai pembagian harta waris secara syariat Islam menjadi perhatian serius civitas akademika Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Panca Budi Perdagangan. Guna meminimalisir potensi konflik keluarga, tim Kuliah Kerja Nyata Integratif (KKNI) Nagori Bandar Tinggi menggelar sosialisasi pemahaman hukum waris bagi kaum ibu. 

Kegiatan edukatif ini menyasar puluhan jamaah perwiritan Yasin kaum ibu Huta 1 Miftahul Iman, Nagori Bandar Tinggi, Kecamatan Bandar Masilam, Kabupaten Simalungun, pada Kamis (13/8/2026) sekira pukul 14:00 WIB. 

Hadir langsung di lokasi sebagai narasumber, Dosen STAI Panca Budi Perdagangan, Dra. Elpianti Sahara Pakpahan, M.A., CPM. Kehadirannya didampingi oleh tujuh mahasiswa KKNI yang aktif mengawal berjalannya program kerja pengabdian masyarakat tersebut. 

Dalam paparannya, Dra. Elpianti Sahara Pakpahan, M.A., CPM., menyampaikan bahwa hukum waris Islam (faraid) bukan sekadar aturan hukum, melainkan ketetapan mutlak dari Allah SWT yang bertujuan untuk menegakkan keadilan di dalam keluarga. 

"Pemahaman yang keliru atau pengabaian terhadap hukum waris sering kali menjadi akar perpecahan silaturahmi antar-saudara. Oleh karena itu, ibu-ibu sebagai madrasah pertama dalam keluarga harus paham bagaimana Islam mengatur pembagian harta secara adil," ujar Elpianti. 

Dirinya berharap melalui sosialisasi ini, masyarakat khususnya kaum ibu di Huta 1 Miftahul Iman dapat melek hukum Islam dan menerapkannya dengan bijak di lingkungan keluarga masing-masing, sehingga ketenteraman dan keberkahan hidup bermasyarakat tetap terjaga. 

Inisiatif dari perguruan tinggi ini mendapat sambutan hangat dari warga setempat. Ketua Perwiritan Yasin Kaum Ibu Huta 1 Miftahul Iman, Nurmalia, menyampaikan apresiasi yang mendalam atas kehadiran dosen dan mahasiswa STAI Panca Budi Perdagangan di tengah-mana jamaah mereka. 

"Kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas ilmu yang sangat berharga ini. Masalah warisan ini sering kali sensitif, dan penjelasan dari Ibu Dosen tadi sangat mencerahkan serta mudah kami pahami," ungkap Nurmalia. 

Nurmalia berharap kegiatan edukasi dan bimbingan seperti ini tidak berhenti sampai di sini saja. Ia berharap mahasiswa KKNI dan STAI Panca Budi terus mendampingi warga dalam berbagai program keagamaan dan kemasyarakatan lainnya demi kemajuan Nagori Bandar Tinggi.

Berikut adalah profil ketujuh mahasiswa KKNI STAI Panca Budi Perdagangan di Nagori Bandar Tinggi:


* Wahyudin Syahputra Tambunan, CPM (Prodi Hukum / Mediator Profesional)

* Muhammad Nasrin Syahputra, CPM (Prodi Hukum / Mediator Profesional)

* Randiansyah Padang (Prodi Hukum)

* Muhammad Fadillah Pane (Prodi Hukum)

* Eka Puspita Zega (Prodi Hukum)

* Delawandari (Prodi Hukum)

* Pramita (Prodi Pendidikan Islam Anak Usia Dini - PIAUD)

(Ir)

Posting Komentar

0 Komentar