Breaking News

6/recent/ticker-posts

Cegah Bullying Sejak Dini, Mahasiswa KKNI STAI Panca Budi Sukses Gelar Sosialisasi Metode Naratif Islami di MIS Darul Fahmi

Tarunaglobalnews.com Simalungun | Sebanyak tujuh mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Panca Budi Perdagangan yang sedang melaksanakan Kuliah Kerja Nyata Integratif (KKNI) Tahun 2026 di Nagori Bandar Tinggi, terus bergerak aktif menjalankan program kerja nyata mereka. Kehadiran para agen perubahan ini bertujuan untuk mengabdi kepada masyarakat sekaligus melakukan akselerasi peningkatan mutu pendidikan dan penguatan karakter berbasis nilai-nilai agama di tingkat desa.

Salah satu aksi nyata yang berhasil menyedot perhatian publik adalah implementasi metode naratif Islami guna menstimulasi karakter anak usia dini. Program inovatif ini diwujudkan melalui sosialisasi pencegahan bullying (perundungan) yang digelar di MIS Perguruan Darul Fahmi pada Rabu (12/8/2026).

Pramita, salah seorang mahasiswa KKNI yang diwawancarai oleh awak media di lokasi kegiatan, menyampaikan rasa syukur dan antusiasmenya atas terlaksananya kegiatan ini.

"Kami memilih metode naratif Islami karena anak-anak lebih mudah menyerap pesan moral melalui cerita dan kisah-kisah teladan Nabi serta para sahabat. Lewat pendekatan yang menyenangkan ini, kami menanamkan rasa saling menyayangi dan menghargai antarsesama sejak usia dini," ujar Pramita kepada awak media.

Ia pun menaruh harapan besar dari program kerja yang mereka inisiasi tersebut. "Kami berharap setelah sosialisasi ini, lingkungan sekolah MIS Darul Fahmi sepenuhnya bersih dari tindakan perundungan, baik verbal maupun fisik. Semoga anak-anak di sini tumbuh menjadi generasi yang cerdas, berakhlak mulia, dan memiliki empati tinggi terhadap sesama," tambahnya.

Kegiatan ini juga menghadirkan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKNI STAI Panca Budi, Dra. Evi Dayanti, S.Ag, M.P.Si, yang langsung turun tangan bertindak sebagai narasumber utama. Dalam keterangannya, Evi menjelaskan pentingnya benteng moral dalam menghadapi maraknya kasus perundungan di dunia pendidikan saat ini.

"Metode naratif Islami ini merupakan stimulasi psikologis yang efektif untuk menyentuh aspek emosional anak. Melalui pendekatan psikologi perkembangan yang dipadukan dengan nilai-nilai Islam, anak-anak diajarkan bahwa menyakiti teman adalah perbuatan yang dilarang agama dan merusak silaturahmi," jelas Dra. Evi Dayanti.

Dirinya berharap agar model pendekatan seperti ini tidak hanya berhenti saat masa KKN saja. "Saya berharap pihak sekolah dan para orang tua dapat terus konsisten menerapkan stimulasi karakter ini di kehidupan sehari-hari, sehingga terbentuk lingkungan yang ramah anak dan kondusif untuk tumbuh kembang mereka," harapnya.

Sambutan hangat dan apresiasi tinggi datang dari pihak sekolah. Di tempat yang sama, Kepala Yayasan Perguruan Darul Fahmi, Sri Lestari, menyampaikan rasa terima kasihnya atas kepedulian yang ditunjukkan oleh civitas akademika STAI Panca Budi Perdagangan.

"Kami sangat mengapresiasi kehadiran dan proker yang dibawa oleh adik-adik mahasiswa KKNI ini. Isu bullying adalah hal krusial yang memang harus diantisipasi sejak dini, dan metode cerita Islami yang mereka bawakan sangat cocok dengan jiwa anak-anak madrasah kami," ungkap Sri Lestari.

Ia berharap kolaborasi positif ini bisa membawa dampak jangka panjang bagi madrasah yang dipimpinnya. "Harapan saya, kegiatan ini menjadi momentum penting bagi MIS Darul Fahmi untuk terus berkomitmen menjadi sekolah bebas perundungan. Semoga sinergi antara perguruan tinggi dan madrasah di desa seperti ini bisa terus berlanjut di masa depan," pungkasnya.

Acara sosialisasi tersebut berlangsung interaktif, diwarnai dengan sesi cerita yang ceria, tanya jawab berhadiah, dan ditutup dengan komitmen bersama seluruh siswa untuk saling menjaga dan menjauhi perilaku bullying. 


Berikut adalah profil ketujuh mahasiswa KKNI STAI Panca Budi Perdagangan di Nagori Bandar Tinggi:

* Wahyudin Syahputra Tambunan, CPM (Prodi Hukum / Mediator Profesional)

* Muhammad Nasrin Syahputra, CPM (Prodi Hukum / Mediator Profesional)

* Randiansyah Padang (Prodi Hukum)

* Muhammad Fadillah Pane (Prodi Hukum)

* Eka Puspita Zega (Prodi Hukum)

* Delawandari (Prodi Hukum)

* Pramita (Prodi Pendidikan Islam Anak Usia Dini - PIAUD)

(Ir)



Posting Komentar

0 Komentar