Tarunaglobalnews.com Simalungun | Komitmen membangun desa melalui kolaborasi antara pemerintah nagori dan dunia pendidikan kembali ditunjukkan di Kabupaten Simalungun. Pangulu Nagori Bandar Tinggi, Samsiadi, S.Sos., I., M.Si, secara langsung menerima tujuh mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Panca Budi Perdagangan yang akan melaksanakan Kuliah Kerja Nyata Integratif (KKNI) Tahun 2026 selama 40 hari di Nagori Bandar Tinggi.
Prosesi penyambutan berlangsung di Kantor Pangulu Nagori Bandar Tinggi, Kecamatan Bandar Masilam, Kabupaten Simalungun, Senin (27/7/2026), dan dihadiri oleh perangkat nagori serta dosen pembimbing lapangan.
Adapun ketujuh mahasiswa peserta KKNI tersebut adalah Wahyudin Tambunan, CPM, Muhammad Nasrin Syahputra, CPM, Randiansyah Padang, Eka Puspita Zega, Dela Wandari, Muhammad Fadilla Pane, dan Pramita.
Kedatangan para mahasiswa turut didampingi dua dosen pembimbing lapangan, yakni Ali Syahlan, M.Pd dan Dra. Evi Dayanti, S.Ag., M.Psi, yang akan membimbing seluruh rangkaian kegiatan pengabdian masyarakat selama pelaksanaan KKNI.
Dalam kesempatan tersebut, Pangulu Nagori Bandar Tinggi, Samsiadi, S.Sos., I., M.Si, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan STAI Panca Budi Perdagangan yang kembali menjadikan Nagori Bandar Tinggi sebagai lokasi pelaksanaan KKNI.
"Kami menyambut dengan tangan terbuka kehadiran adik-adik mahasiswa STAI Panca Budi Perdagangan. Kami berharap mereka dapat berbaur dengan masyarakat, memberikan inovasi, membantu program-program nagori, serta menjadi mitra pemerintah desa dalam mendorong kemajuan dan pemberdayaan masyarakat selama 40 hari ke depan," ujar Samsiadi.
Ia juga berharap seluruh mahasiswa mampu menjaga nama baik almamater, menjunjung tinggi etika, serta meninggalkan program-program yang memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat Nagori Bandar Tinggi.
Sementara itu, Dosen Pembimbing Lapangan Ali Syahlan, M.Pd, didampingi Dra. Evi Dayanti, S.Ag., M.Psi, mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Nagori Bandar Tinggi yang telah menerima para mahasiswa dengan baik.
Menurutnya, program KKNI merupakan bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat, sehingga mahasiswa diharapkan mampu mengaplikasikan ilmu yang diperoleh selama di bangku kuliah untuk membantu menyelesaikan berbagai persoalan yang ada di tengah masyarakat.
"Kami berharap mahasiswa dapat menjalin komunikasi yang baik dengan pemerintah nagori dan masyarakat. Jadikan kegiatan KKNI ini sebagai wadah belajar sekaligus mengabdi, sehingga kehadiran mereka benar-benar memberikan dampak positif bagi masyarakat Nagori Bandar Tinggi," ungkap Ali Syahlan.
Pelaksanaan KKNI Tahun 2026 ini diharapkan menjadi momentum lahirnya berbagai program inovatif di bidang pendidikan, keagamaan, sosial kemasyarakatan, hingga pemberdayaan ekonomi yang dapat mendukung pembangunan Nagori Bandar Tinggi secara berkelanjutan.
Dengan semangat kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah nagori, keberadaan mahasiswa KKNI diharapkan tidak hanya menjadi bagian dari proses akademik, tetapi juga menjadi motor penggerak perubahan yang membawa manfaat nyata bagi masyarakat. (Ir)



0 Komentar