Breaking News

6/recent/ticker-posts

Dipicu Sengketa Media Sosial, Pemuda di Dompu Nekat Panah Dua Orang Korban

Tarunaglobalnews.com Dompu NTB —Personel Polres Dompu bergerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat terkait kasus penganiayaan dengan menggunakan anak panah yang terjadi di Lingkungan Jado, Kelurahan Dorotangga, Kecamatan Dompu, Kabupaten Dompu, Rabu malam (24/6/2026) sekitar pukul 23.00 Wita.

Dalam peristiwa tersebut, dua orang korban masing-masing bernama Zulfikar alias Akbar (23) dan Muas Rahmansyah (20) yang sama-sama dari Desa Mangge asi mengalami luka akibat terkena anak panah yang diduga dilakukan oleh seorang pemuda berinisial MNA (19), warga Kelurahan Dorotangga, Kecamatan Dompu.

Berdasarkan hasil penyelidikan awal, kejadian bermula dari adanya perselisihan dan saling komentar melalui media sosial Facebook antara korban dengan seseorang yang diduga berada di Lingkungan Jado. Tidak lama kemudian sekelompok orang mendatangi rumah orang tua terduga pelaku dan terjadi aksi penganiayaan serta perusakan terhadap kaca rumah.

Selanjutnya, korban Zulfikar alias Akbar kembali mendatangi lokasi yang diduga menjadi sumber pertengkaran yakni di wilayah Kelurahan Dorotangga Kecamatan Dompu. Ketika mereka sedang melintas di jalan raya Lingkungan Jado, korban dipanah oleh terduga pelaku dan mengenai bagian lengan kanan. Tak sampai disitu saja kemudian, korban Muas Rahmansyah yang datang untuk mencari rekannya juga diduga menjadi sasaran pemanahan dan mengalami luka pada bagian rusuk kanan.

Kedua korban segera dievakuasi oleh warga setempat menuju RSUD Dompu untuk mendapatkan penanganan medis.

Mendapatkan laporan kejadian tersebut, PAMAPTA II Polres Dompu yang dipimpin oleh IPDA Mutaqin bersama personel piket SPKT, piket Intelkam dan piket Reskrim langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan langkah-langkah kepolisian, termasuk mengamankan TKP, melakukan penyelidikan serta mencari keberadaan pelaku.

Dalam upaya yang dilakukan secara cepat dan terukur, petugas berhasil mengamankan terduga pelaku untuk selanjutnya dibawa ke Polres Dompu guna menjalani proses hukum lebih lanjut.

Selain melakukan pengejaran terhadap pelaku, petugas juga mendatangi RSUD Dompu untuk memastikan kondisi kedua korban serta berkoordinasi dengan tenaga medis yang menangani korban.

PAMAPTA II Polres Dompu IPDA Mutaqin menyampaikan bahwa pihaknya bergerak cepat begitu menerima informasi dari masyarakat guna mencegah berkembangnya situasi yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Kami langsung menuju lokasi kejadian bersama personel gabungan untuk melakukan pengamanan, mencari pelaku serta memastikan kondisi korban di RSUD Dompu. Syukur alhamdulillah pelaku berhasil diamankan dan situasi kamtibmas di wilayah Lingkungan Jado maupun Manggeasi dapat dikendalikan sehingga tetap aman dan kondusif. Kami juga melakukan langkah-langkah deteksi dini guna mengantisipasi kemungkinan terjadinya aksi balasan maupun pemblokiran jalan oleh pihak-pihak tertentu,” ujar IPDA Mutaqin.

Sementara itu, Kapolres Dompu AKBP Sodikin Fahrojin Nur, S.I.K. melalui Kasi Humas Polres Dompu IPTU I Nyoman Suardika menegaskan bahwa Polres Dompu akan menindak tegas setiap tindakan kekerasan yang berpotensi mengganggu keamanan masyarakat.

“Kami mengimbau seluruh masyarakat agar tidak menyelesaikan persoalan dengan tindakan kekerasan maupun main hakim sendiri. Apabila terjadi permasalahan, baik di dunia nyata maupun melalui media sosial, hendaknya diselesaikan melalui jalur hukum dan mekanisme yang berlaku. Saat ini pelaku telah diamankan dan kasus tersebut sedang ditangani secara profesional oleh penyidik Polres Dompu,” tegas IPTU Nyoman.

Hingga saat ini situasi kamtibmas di wilayah Kecamatan Dompu terpantau aman dan kondusif serta tetap dalam pengawasan aparat kepolisian, pungkas Kasi Humas Polres Dompu. (Rdw/Ddo)

Posting Komentar

0 Komentar