Breaking News

6/recent/ticker-posts

Bedah Surah Al-Hujurat di Masjid Al-Kautsar, Bupati Anton Saragih: Bersihkan Hati dari Prasangka

Tarunaglobalnews.com Simalungun – Suasana khidmat menyelimuti Nagori Bandar Tinggi Kecamatan Bandar Masilam, saat Bupati Simalungun, H. Anton Ahmad Saragih, menggelar Safari Ramadhan 1447 H. Jum'at (27/2/2026).

Kehadiran orang nomor satu di Simalungun ini tak hanya membawa bantuan fisik, tetapi juga pesan spiritual yang mendalam bagi ratusan jemaah yang memadati Masjid Al-Kautsar.

Camat Bandar Masilam, Ida Royani Damanik, mengungkapkan rasa terima kasihnya atas kehadiran tim kabupaten. Ia menyebut kehadiran Bupati menjadi suntikan semangat bagi masyarakat di Kecamatan Bandar Masilam untuk tetap rukun dan produktif selama bulan suci.

Dalam arahannya di Masjid Al-Kautsar, Bupati Anton Saragih secara khusus membedah makna Surah Al-Hujurat Ayat 12. Di hadapan warga, ia menekankan pentingnya menjaga lisan dan hati dari prasangka buruk (suuzon).

"Ramadhan adalah momentum untuk membersihkan diri. Sebagaimana perintah Allah dalam Al-Hujurat, jauhilah prasangka karena sebagian prasangka itu dosa. Mari kita bangun Simalungun dengan rasa saling percaya dan persaudaraan yang kokoh," ujar Bupati dengan nada penuh ajakan.

Di tempat yang sama, H.Ikhwanuddin dalam tausiyahnya memberikan pengingat keras namun lembut tentang hakikat waktu.

"Jadikanlah setiap sujud dan puasa kita tahun ini seolah-olah ini adalah Ramadhan terakhir dalam hidup kita. Dengan begitu, kita akan beribadah dengan totalitas tanpa sisa," tuturnya.

Bupati didampingi rombongan menyerahkan wakaf berupa loud speaker serta dua gulung karpet sajadah untuk kenyamanan ibadah warga.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh jajaran tokoh penting, di antaranya Asisten III Akmal Harif, Kadis Sosial Osnidar Marpaung, Anggota DPRD Simalungun H. Girun, Ka.KUA Riswan, Ketua LPTQ Amat Amin seluruh Pangulu se-Kecamatan Bandar Masilam, H.Rudi Hartono serta Ketua Karang Taruna Kecamatan Bandar Masilam M. Nasrin Syahputra bersama anggota.

Pantauan di lokasi menunjukkan antusiasme luar biasa. Ratusan warga tetap bertahan hingga akhir acara, menciptakan atmosfer kekeluargaan yang erat antara pemimpin dan rakyatnya di bawah naungan semangat Ramadhan. (Irfan)

Posting Komentar

0 Komentar