Tarunaglobalnews.com Medan — Suasana kebersamaan dan kekeluargaan mewarnai kegiatan Silaturahmi STM Keluarga Besar Program Studi Pendidikan Antropologi Universitas Negeri Medan (Unimed).
Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan antar sivitas akademika sekaligus memperkuat sinergi akademik di lingkungan Antropologi Unimed.
Acara silaturahmi tersebut dihadiri Dekan Fakultas Ilmu Sosial (FIS) Unimed Dr. Ratih Baiduri, Ketua Prodi Pendidikan Antropologi Sulian Ekomila, MSP, Ketua Prodi Pascasarjana Antropologi Dr. Supsiloani, serta perwakilan dosen Antropologi Unimed.
Mewakili keluarga besar Antropologi Unimed, Dr. Bakhrul Khair Amal, M.Si menegaskan bahwa silaturahmi ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan ruang strategis untuk memperkuat ikatan emosional dan komitmen akademik.
“Silaturahmi STM ini menjadi wadah memperkuat rasa kekeluargaan sekaligus memperteguh komitmen kita sebagai keluarga besar Antropologi Unimed dalam menjaga nilai-nilai keilmuan, kebersamaan, dan kontribusi sosial,” ujar Dr. Bakhrul Khair Amal pada media Rabu (28/01).
Ia juga menekankan pentingnya menjaga tradisi silaturahmi sebagai fondasi dalam membangun lingkungan akademik yang sehat, kolaboratif, dan berkelanjutan.
Sementara itu, dosen Antropologi Unimed Dr. Puspita Wati yang hadir mewakili para dosen, menilai kegiatan tersebut memiliki makna penting dalam membangun solidaritas lintas generasi di lingkungan kampus.
“Melalui silaturahmi seperti ini, kita tidak hanya mempererat hubungan personal, tetapi juga memperkuat identitas dan kebersamaan sebagai komunitas akademik Antropologi yang memiliki tanggung jawab keilmuan dan sosial,” kata Dr. Puspita Wati.
Menurutnya, kebersamaan yang terbangun akan berdampak positif pada pengembangan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Kegiatan silaturahmi STM Keluarga Besar Pendidikan Antropologi Unimed ini diharapkan dapat menjadi agenda berkelanjutan, sekaligus memperkokoh peran Antropologi Unimed sebagai pusat pengembangan ilmu sosial yang berorientasi pada nilai budaya, kemanusiaan, dan kearifan lokal. (FS)

0 Komentar