Breaking News

6/recent/ticker-posts

MOELDOKO : FOLLOW ME


TARUNAGLOBALNEWS.COM

OJO KESUSU merupakan arahan Jokowi kepada relawan ketika mempertanyakan calon presiden. Moeldoko yang diutus sebagai representasi Jokowi kemudian mempertegas pernyataan tersebut. Tentulah ini disambut baik oleh masyarakat di stadion Kamal Junaidi, Jepara pada Minggu 19 Juni 2022.

Dengan memainkan simbol-simbol tertentu komunikasi politik Jokowi yang disampaikan Moeldoko mengandung arti khusus. Meskipun begitu, Moeldoko secara detil menyampaikan program pembangunan berlanjut yang sudah semestinya dikawal bersama ketika presiden berikutnya terpilih. 

Presiden selanjutnya harus tetap melanjutkan pembangunan infrastruktur seperti jalan dan pelabuhan serta berbagai proyek nasional lainnya. Proyek nasional adalah untuk kita dan bagi kita masyarakat Indonesia. Pemerintah tanpa dukungan masyarakat tentu tidak ada artinya demikian kata Moeldoko. 

Moeldoko sempat menyebutkan kalau di tentara ada istilah follow me, dimana sebuah bahtera besar yang dikomandoi oleh Jokowi sebagai panglima tertinggi. 

Istilah follow me ini dicermati sebagai bentuk gaya bahasa yang lembut tapi juga mengandung ketegasan ungkap George Kuahaty, Direktur Lembaga Riset dan Penelitian Indonesia (RISPENINDO). 

George melihat bahwa Komando Jokowi yang diestafetkan kepada Moeldoko dihadapan relawan yang juga masyarakat Indonesia di Jepara seakan memberi pesan bahwa masyarakat Indonesia tetap tenang dan menunggu mandat suksesi selanjutnya. 

Secara mendalam George meyakini bahwa istilah follow me dan pesan ojo kesusu Jokowi yang diucapkan Moeldoko dapat berarti mari ikuti Komando Jokowi dibawa Komando Moeldoko. 

Menurut George, Ini menarik untuk diikuti, karena Jokowi sudah dan sedang memainkan instrumen crescendo dan decrescendo politik. Apapun istilahnya, pemunculan kalimat calon presiden di tengah masyarakat yang diungkapkan Jokowi seperti pada even Projo di Jateng dan kemudian istilah yang sama disampaikan oleh Moeldoko di Jepara, pastilah ada hubungan kausalitas. Ini seperti estafet komando yang tidak kelihatan. 

Apakah Komando Moeldoko menjadi akan menjadi hypersemiotik Komando Jokowi pada even-even politik lainnya? Ataukah Komando Moeldoko sedang dipersiapkan menjelang Pilpres 2024 ? Kita tunggu puzzle selanjutnya. ungkap George. (Tim-Red)

Posting Komentar

0 Komentar