Tarunaglobalnews.com Simalungun | Warga sekitar Stadion akan melakukan pemblokiran massa dilapangan Stadion jika tetap lapangan tersebut akan dirusak dengan modus acara seni dan Pasar malam.
Hal tersebut disampaikan Joel Sinaga, setelah berkumpul dengan sejumlah masyarakat sekitar Stadion serta masuknya sejumlah aksi protes dari beberapa latar belakang termasuk penggiat olahraga yang merasa tidak senang lapangan Stadion akan digunakan selama berhari-hari lamanya oleh oknum Pemkab dan dimotori pasar malam. Katanya Sabtu (17/20/2026).
“Istri wakil Bupati harus menghargai masyarakat Simalungun Bawah serta hargai para penggiat olahraga walau Stadion dengan fasilitas alakadarnya, para pencinta olahraga tetap menjaga serta menjadikan lapangan tersebut aktif menjadi sarana, jangan jadi pemerintah yang merusak dan mengusir kami dari sarana olahraga dengan modus Seni dibelakang ada pasar malam dan Bazar komersil, ” Tegasnya.
Salah satu warga sekitar M Manik, menyampaikan akan ikut bersama warga seluruhnya untuk menghadang aktifitas yang ingin menggunakan stadion berminggu-minggu untuk kegiatan pasar malam. “Kami tiap pagi dan sore menggunakan lapangan berjalan kaki dan berlari untuk kesehatan. suami ibu dipilih rakyat, anda jangan menghianati rakyat!, ” Katanya.
Tokoh Olahraga Rudi Samosir, menegaskan agar rencana Seni terindikasi disusupi Pasar Malam, Bazar komersil oleh pihak swasta tersebut diminta stop dan jangan gunakan Saran olahraga Stadion yang penggunaannya hingga berminggu-minggu bahkan bulan.
“Pemerintah Kabupaten Simalungun seharusnya lebih memikirkan keluhan rakyat, bukan meniadakan rakyat, jika hati rakyat tersakiti apapun akan dilakukan rakyat. Jika tetap tidak mendengar kami semua akan segera bergabung untuk aksi demo Bupati Simalungun, sesuai rencana beberap warga, ” katanya.
Warga sekitar Pesta Pangaribuan, menyampaikan kepada Kecamatan Bandar bahwa sebelumnya adanya kepentingan swasta untuk menjadikan lapangan stadion menjadi ajang Pasar Malam dan Komersil dan penuh penolaka, agar menjadi pertimbangan dan saran kepada istri wakil Bupati untuk mengalihkan rencana penggunaan stadion untuk kegiatannya, jika tidak ingin terjadi keributan. “Pemkab dalam hal ini istri wakil Bupati harga warga Perdagangan dan pengguna fasilitas olahraga. Jangan karena dugaan kampanye terselubung suaminya ingin maju kedepan, mencoba menyakiti hati rakyat, ” Kata Pesta.
Asosiasi Pedagang Pasar Modern Perdagangan Simanjuntak, menyarankan untuk tidak menggunakan lapangan stadion dalam komersil Bazar, Pasar malam dengan modus Seni. “Kami seluruh pedagang akan pindah beramai ke stadion membawa seluruh dagangan kami, jika, tetap akan membuat bazar, pasar malam modus Seni, ” Katanya.
Tokoh Pemuda Hendra Sinaga, sebelumnya sudah menegaskan silahkan alihkan kegiatan jika sifatnya berminggu-minggu hingga bulan karena akan berpotensi merusak serta mengusir para pengguna sarana olahraga yang setiap hari menggunakan lapangan tersebut.
“Sebagai tokoh dan mantan anggota DPRD saya paham keinginan rakyat saya, silahkan alihkan saja, banyak tempat yang dapat digunakan. Namun kalau acara hanya 1-2 hari silahkan, saya berharap untuk tidak menciptakan kericuhan di Perdagangan, ” Katanya.
Beberapa warga saat ini sedang menyiapkan sejumlah spanduk, transportasi untuk keberangkatan menggruduk Bupati Simalungun dan DPRD agar tidak menggunakan sarana olahraga tempat komersil berbulan bulan lamanya. (Markibong)

0 Komentar