![]() |
| Animasi Narkotika Sabu-sabu |
Tarunaglobalnews.com Simalungun |Dugaan maraknya peredaran narkotika jenis sabu di wilayah Sarimatondang dan Nagori Manik Maraja, Kabupaten Simalungun, menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.
Sejumlah warga mengaku mendapatkan informasi mengenai dugaan aktivitas peredaran sabu yang disebut melibatkan beberapa orang. Dalam informasi yang diterima awak media, terdapat sejumlah nama yang oleh warga diduga berkaitan dengan aktivitas peredaran narkotika, termasuk dugaan sebagai pengendali maupun kurir.
Namun demikian, informasi tersebut masih merupakan keterangan masyarakat dan belum merupakan fakta hukum. Untuk memastikan kebenarannya, diperlukan penyelidikan dan pembuktian oleh aparat penegak hukum.
Warga menyebut dugaan aktivitas tersebut terjadi di sejumlah kawasan yang berada di sekitar lingkungan masyarakat. Kondisi itu membuat sebagian warga merasa khawatir, terutama karena narkotika dikhawatirkan dapat menyasar generasi muda.
Seorang warga yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan karena alasan keamanan kepada awak media mengatakan bahwa keresahan masyarakat sudah cukup tinggi.
“Kami sebenarnya takut menyampaikan informasi ini secara terbuka karena menyangkut keamanan diri dan keluarga. Tetapi kalau dibiarkan, kami juga khawatir anak-anak muda di lingkungan ini ikut menjadi korban,” ungkap warga Kelurahan Sarimatondang, Jum'at (2/10/2026).
Menurutnya, masyarakat tidak bermaksud menghakimi ataupun menuduh seseorang tanpa bukti. Warga hanya berharap informasi yang berkembang tersebut dapat ditindaklanjuti secara profesional oleh aparat.
“Kami meminta polisi melakukan penyelidikan. Kalau informasi yang beredar itu benar, silakan ditindak sesuai hukum. Kalau ternyata tidak benar, masyarakat juga perlu mendapatkan kepastian,” ujarnya.
Kekhawatiran juga disampaikan sejumlah kaum ibu. Mereka mengaku takut apabila dugaan peredaran narkotika benar-benar terjadi di sekitar lingkungan tempat tinggal mereka.
Seorang ibu warga Nagori Manik Maraja yang ditemui awak media mengatakan, persoalan narkotika bukan hanya menyangkut pengguna atau pengedar, tetapi dapat berdampak terhadap keluarga dan masa depan anak-anak.
“Kami sebagai ibu sangat khawatir. Anak-anak sekarang banyak beraktivitas di luar rumah. Kami tidak ingin mereka mengenal atau terpengaruh narkoba,” katanya.
Ia berharap pihak kepolisian meningkatkan patroli serta melakukan penyelidikan terhadap informasi yang disampaikan masyarakat.
“Kami berharap polisi turun langsung dan mengecek informasi ini. Kalau memang ditemukan bukti adanya peredaran sabu, kami meminta pelakunya ditindak tegas sesuai ketentuan hukum,” tambahnya.
Warga juga berharap apabila nantinya ditemukan adanya jaringan peredaran narkotika, aparat tidak berhenti pada pengguna atau orang yang berada di lapangan.
Masyarakat meminta aparat mengembangkan penyelidikan untuk mengetahui asal-usul barang dan kemungkinan adanya jaringan yang lebih luas.
“Kalau memang terbukti ada jaringan, kami berharap semuanya diusut. Jangan hanya yang di bawah, tetapi siapa pun yang terbukti terlibat harus diproses sesuai hukum,” ujar warga lainnya.
- Jaringan S alias G
- Terduga Bandar: S alias G (Alamat: Dusun I Nagori Manik Maraja, samping TPU Simpang Mayat).
- Terduga Kurir: SP (Alamat: Lingkungan IV, Kelurahan Sarimatondang).
- Lokasi Transaksi: Parkiran Pemandian Alam Bah Damanik, Simpang Mangga, dan tikungan sebelum kuburan Op. Naihorsik.
- Jaringan SeJe
- Terduga Bandar: SeJe (Alamat: Simpang Mayat, Dusun I Manik Maraja).
- Lokasi Transaksi Terbaru: Jalan Nenas dan Jalan Durian, Sarimatondang.
- Jaringan TAP
- Terduga Bandar: TAP (Alamat: Jalan Mangga, Sarimatondang).
- Lokasi Transaksi: Warung Hendri di Jalan Opung Naihorsik (Dusun I Manik Maraja) dan rumah pribadi TAP.

0 Komentar