Breaking News

6/recent/ticker-posts

Diduga Sulap Mobil Dinas Jadi Plat Hitam, Pemda Batu Bara Ingin Oknum Camat Sei Balai Di Evaluasi


TARUNAGLOBALNEWS.COM

Batu Bara — Perhimpunan Mahasiswa Dan Pemuda (Pemda) Batu Bara, merasa miris melihat atas kejadian yang diduga dilakukan oleh oknum Camat Sei Balai, Kabupaten Batu Bara. Pasalnya, oknum tersebut diduga dengan sengaja telah merubah plat mobil dinasnya dari warna merah menjadi hitam pada hari Selasa (14/06/2022) lalu, di taman kota Lima puluh, sekira pukul 17.08 wib

Padahal yang kita ketahui, bahwasannya, menggonta-ganti plat berwarnah merah kendaraan dinas menjadi hitam melanggar aturan hukum. 

"Apalagi plat yang digantikannya tersebut bukan Tanda Nomor Kendaraan (TNKB) resmi yang di keluarkan korlantas Polri. Kendaraan plat merah pada dasarnya hanya boleh digunakan untuk urusan dinas. Nah, pemilik dari kendaraan ini pun atas nama pemerintah (Batu Bara),"kata Abdillah Aziz, Pengurus Pemda Batubara, Kamis (16/06/2022).

Menurut Abdillah, fungsi mobil dinas pun terbatas , dan untuk ke tempat-tempat tertentu saja. Misalnya, mau ke kantor, ke instansi pemerintah, ataupun kunjungan-kunjungan dinas lainnya. 

Mahasiswa hukum Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara itu juga menuturkan, pada dasarnya mobil plat merah adalah mobil yang di biayai dari uang rakyat melalui pajak daerah (Batu Bara). Dan seyogianya digunakan benar-benar untuk kepentingan negara, bukan untuk kepentingan pribadi. 

"Namun, sayangnya, aturan ini di langgar oleh oknum Camat Sei Balai, Batu Bara. Atas perbuatan yang di lakukan Camat Sei Balai, pun, tidak memberi contoh yang baik terhadap pejabat-pejabat pemerintah Batu Bara,"sambung Abdillah.

 Aktivis Batubara ini juga menilai, perlakuan oknum Camat Sei balai itu memberikan setigma buruk terhadap bupati Batu Bara. 

"Atas perbuatan beliau, seakan memberi malu Bapak Zahir selaku Bupati Batu Bara yang juga atasannya,"pungkasnya.

Atas dasar itu Perhimpunan Mahasiswa Dan Pemuda Batu Bara Bupati untuk menegur Camat Sei Balai, agar tidak mengulangi perbuatannya lagi untuk kemudian hari. "Dan Bila perlu beliau (Camat Sei balai) harus di evaluasi dari jabatannya,"tandas Abdillah Aziz. (Her/MIO)

Posting Komentar

0 Komentar