Tarunaglobalnews.com Medan – Kehadiran sesepuh 'Aisyiyah Sumatera Utara, Dra. Nuraini Sidibab Yatim, menjadi salah satu momen paling mengharukan dalam Resepsi Milad ke-109 'Aisyiyah yang digelar Pimpinan Wilayah (PW) 'Aisyiyah Sumatera Utara di Auditorium Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU), Jalan Muchtar Basri No. 3 Medan, Senin (6/7/2026).
Di tengah semangat kader dari berbagai daerah yang memadati auditorium, kehadiran Dra. Nuraini Sidibab Yatim menjadi simbol keteladanan, loyalitas, dan kesinambungan perjuangan organisasi. Sosok yang telah mengabdikan dirinya selama puluhan tahun di lingkungan Persyarikatan Muhammadiyah dan 'Aisyiyah itu disambut hangat oleh para peserta sebagai representasi estafet perjuangan yang menghubungkan generasi pendiri, penerus, hingga kader masa kini.
Mengusung tema "Memperkokoh Dakwah Kemanusiaan untuk Mewujudkan Perdamaian", resepsi milad menjadi momentum memperkuat komitmen 'Aisyiyah dalam mengembangkan dakwah Islam berkemajuan melalui bidang pendidikan, kesehatan, pemberdayaan perempuan, ekonomi, perlindungan anak, serta pelayanan sosial.
Acara dihadiri Ketua PW 'Aisyiyah Sumatera Utara Dr. Nur Rahmah Amini, M.Ag., Sekretaris PW Muhammadiyah Sumatera Utara Irwan Syahputra, M.A., Rektor UMSU Prof. Dr. Akrim, M. Pd, Ketua Badan Pembina Harian (BPH) UMSU Prof. Dr. Agussani, M.AP., Sekretaris BPH Drs. Mutholib, M.M., serta anggota BPH Prof. Dr. Hasyimsyah Nasution, M.A. dan Drs. H. Dalail Ahmad, M.A. Turut hadir pimpinan Muhammadiyah-'Aisyiyah, organisasi otonom, akademisi, tokoh masyarakat, serta ratusan kader dari berbagai kabupaten dan kota di Sumatera Utara.
Dalam sambutannya, Ketua PW 'Aisyiyah Sumatera Utara, Dr. Nur Rahmah Amini, M.Ag., menegaskan bahwa usia ke-109 tahun menjadi bukti konsistensi 'Aisyiyah sebagai gerakan perempuan Islam yang terus memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
"Milad ini bukan sekadar peringatan usia organisasi, tetapi momentum memperkuat komitmen untuk terus menghadirkan dakwah yang mencerahkan, memberdayakan, dan memberikan solusi atas berbagai persoalan kemanusiaan. Semangat para pendahulu harus menjadi inspirasi bagi seluruh kader untuk terus berkarya bagi umat dan bangsa," ujarnya.
Menurutnya, keberadaan para sesepuh, termasuk Dra. Nuraini Sidibab Yatim, merupakan sumber inspirasi yang memperlihatkan bahwa pengabdian kepada Persyarikatan tidak dibatasi oleh usia. Nilai keikhlasan, istiqamah, dan semangat melayani masyarakat yang diwariskan para pendahulu menjadi fondasi penting bagi kader muda dalam melanjutkan perjuangan organisasi.
Sementara itu, Irwan Syahputra, M.A. menyampaikan apresiasi atas kiprah 'Aisyiyah yang selama lebih dari satu abad menjadi mitra strategis Muhammadiyah dalam membangun peradaban melalui dakwah amar makruf nahi mungkar yang berkemajuan.
Selain resepsi milad, rangkaian kegiatan juga dimeriahkan dengan Expo 50 UMKM Binaan 'Aisyiyah Sumatera Utara dan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) sebagai bentuk penguatan kolaborasi dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Melalui Milad ke-109 ini, PW 'Aisyiyah Sumatera Utara menegaskan komitmennya untuk terus memperluas gerakan dakwah yang inklusif, memperkuat amal usaha, serta membangun sinergi dengan Muhammadiyah, perguruan tinggi, pemerintah, dan berbagai elemen masyarakat guna menghadirkan solusi atas berbagai persoalan sosial.
Kehadiran Dra. Nuraini Sidibab Yatim pada peringatan Milad ke-109 menjadi pengingat bahwa kekuatan sebuah organisasi tidak hanya dibangun oleh program dan capaian, tetapi juga oleh keteladanan para pendahulu yang terus menginspirasi lahirnya generasi penerus. Semangat pengabdian lintas generasi itulah yang menjadi modal utama bagi 'Aisyiyah untuk terus berkontribusi bagi kemajuan Sumatera Utara, Indonesia, dan dunia. (FS)

0 Komentar